5 Rekomendasi Buku Parenting untuk Orang Tua Baru, Panduan Didik Anak

Penulis: Fajar  •  Rabu, 23 September 2026 | 09:06:01 WIB
Ilustrasi buku parenting untuk orang tua baru.

BENGKULU — Menjadi orang tua baru sering bikin bingung harus mulai belajar dari mana. Lima buku parenting berikut ini membahas disiplin tanpa hukuman hingga komunikasi dengan anak usia 2-7 tahun, cocok dibaca sebelum atau sesudah si kecil lahir.

Banyak ibu dan ayah baru merasa pengetahuan soal pola asuh masih kurang begitu bayi lahir. Membaca buku bisa jadi cara paling tenang untuk menyiapkan diri tanpa harus ikut kelas mahal.

Beberapa judul di bawah ini sudah lama jadi rujukan para praktisi parenting dunia. Bahasannya berbasis penelitian, tapi tetap praktis untuk diterapkan di rumah.

1. Unconditional Parenting karya Alfie Kohn

Buku ini menjawab kebingungan orang tua soal cara mendisiplinkan anak tanpa hukuman dan imbalan. Alfie Kohn mengajak pembaca melihat disiplin dari sisi emosi anak, bukan sekadar kepatuhan.

Di dalamnya dibahas bagaimana orang tua sebaiknya menyikapi perasaan anak, bertindak saat anak berbuat salah, dan menunjukkan kasih sayang tanpa syarat. Tujuannya agar anak tumbuh jadi pribadi yang peduli, sehat, dan bertanggung jawab.

2. Siblings Without Rivalry karya Adele Faber dan Elaine Mazlish

Bersikap adil pada lebih dari satu anak bukan perkara mudah. Persaingan antar saudara sering muncul tanpa disadari dan bisa merusak hubungan mereka hingga dewasa.

Adele Faber dan Elaine Mazlish merangkum panduan mengurangi konflik antar saudara berdasarkan penelitian dan workshop bersama praktisi parenting. Buku ini membantu orang tua memperlakukan setiap anak secara adil sesuai kebutuhannya, bukan sekadar sama rata.

3. How to Talk So Little Kids Will Listen karya Joanna Faber dan Julie King

Buku ini menyasar orang tua dengan anak usia 2-7 tahun, masa yang dikenal sebagai periode krusial dalam pertumbuhan anak. Komunikasi di rentang usia ini sering jadi sumber frustrasi harian.

Joanna Faber dan Julie King memaparkan cara berkomunikasi efektif dengan anak usia dini, mulai dari menghadapi tantrum sampai membuat anak mau bekerja sama. Statusnya sebagai best seller di kategori pola asuh membuat buku ini banyak direkomendasikan terapis anak.

4. The Book You Wish Your Parents Had Read karya Phillipa Perry

Phillipa Perry, psikoterapis asal Inggris, menulis buku bersampul oranye ini dengan pendekatan berbeda. Ia menggabungkan kiat mengatur anak dengan kisah nyata dari pengalaman praktiknya.

Pembaca akan diajak memahami luka masa kecil orang tua sendiri dan bagaimana hal itu memengaruhi cara mengasuh anak. Ada juga tips dan latihan untuk memperkuat ikatan antara orang tua dan anak.

5. Memilih Buku Sesuai Kebutuhan Keluarga

Tidak semua buku cocok untuk setiap tahap parenting. Orang tua dengan bayi baru bisa mulai dari buku komunikasi, sementara yang punya lebih dari satu anak mungkin lebih terbantu buku soal persaingan saudara.

Baca satu buku dulu sampai selesai, lalu praktikkan satu atau dua tips yang paling relevan. Membaca banyak buku sekaligus tanpa diterapkan justru bikin makin bingung.

Kapan Perlu Bantuan Profesional

Buku bagus untuk menambah wawasan, tapi bukan pengganti bantuan ahli. Kalau anak menunjukkan tantrum ekstrem, sulit tidur berkepanjangan, atau orang tua merasa kewalahan hingga stres berat, konsultasi ke psikolog anak atau dokter tumbuh kembang tetap langkah terbaik.

Buku-buku di atas bisa jadi teman belajar yang menenangkan di tengah sibuknya mengurus anak. Mulai dari satu judul, sesuaikan dengan usia anak, dan nikmati prosesnya tanpa harus merasa harus langsung sempurna.

Reporter: Fajar
Sumber: momsmoney.kontan.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top