BENGKULU — Aksi bersih-bersih yang digelar di Pantai Berkas menyasar sampah-sampah yang menumpuk di kawasan pesisir, salah satu ruang publik yang paling sering dikunjungi warga Kota Bengkulu. Personel Direktorat Samapta Polda Bengkulu bekerja bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu sejak pagi, menyisir titik-titik yang paling banyak ditemukan tumpukan sampah.
Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian diangkut menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Sebakul. Pengangkutan ke TPA dilakukan agar sampah tidak kembali berserakan di sekitar pantai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk turut menjaga kebersihan lingkungan. Polda Bengkulu menyebut aksi tersebut sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan pantai.
Direktur Samapta Polda Bengkulu Kombes Pol. Musa Hengky Tampubolon menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian, katanya, tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, khususnya kawasan pantai yang menjadi ruang publik dan salah satu kawasan yang banyak dikunjungi masyarakat," ujar Kombes Pol. Musa Hengky Tampubolon.
Musa menambahkan, kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat diperlukan agar upaya menjaga kebersihan lingkungan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Tanpa keterlibatan warga, kegiatan serupa dinilai sulit memberi dampak jangka panjang.
Melalui kegiatan tersebut, Polda Bengkulu berharap kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan semakin meningkat. Kebersihan dan keindahan kawasan pesisir Kota Bengkulu diharapkan terus terjaga, terutama karena Pantai Berkas menjadi salah satu destinasi yang ramai dikunjungi warga.