BENGKULU — Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Mardiyono memimpin apel pagi di Lapangan Anton Soedjarwo guna memperkuat konsolidasi dan kesiapan tugas seluruh jajaran pada Senin (4/5/2026). Agenda ini menjadi momentum evaluasi sekaligus pemberian apresiasi atas kinerja personel dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Bumi Rafflesia.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polda Bengkulu. Kapolda menyampaikan terima kasih atas dedikasi anggota yang berhasil menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tetap kondusif melalui kerja keras dan loyalitas tinggi.
Di sela amanatnya, Irjen Pol. Mardiyono memberikan apresiasi khusus kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bengkulu. Satuan ini berhasil meraih penghargaan dari Mabes Polri sebagai satuan dengan penyelesaian tindak pidana korupsi terbaik.
Selain itu, Bidang Humas (Bidhumas) Polda Bengkulu juga mengukir prestasi gemilang dengan meraih peringkat pertama dalam kategori Cipta Trending Topic dan SPIT Media Hub. Capaian ini mempertegas keaktifan Polda Bengkulu dalam mengelola informasi publik di ruang digital.
"Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kita bersama. Kedepan diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh satuan kerja untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi di bidang masing-masing," ucap Irjen Pol. Mardiyono, Senin (4/5/2026).
Menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini. Langkah ini krusial untuk memetakan potensi gangguan keamanan agar dapat dilakukan pencegahan secara cepat, tepat, dan terukur sebelum menjadi konflik terbuka.
Kapolda juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dalam menjaga stabilitas daerah. Sinergitas antara Polri dengan TNI serta pemangku kepentingan (stakeholder) terkait lainnya harus terus dipelihara demi menjamin kenyamanan aktivitas masyarakat di Provinsi Bengkulu.
Penguatan koordinasi di lapangan diharapkan mampu meminimalisir sumbatan komunikasi antarinstansi. Hal ini menjadi kunci utama dalam merespons setiap perkembangan situasi kamtibmas yang bersifat kontinjensi.
Terkait pelayanan publik, Irjen Pol. Mardiyono mengingatkan anggotanya untuk selalu mengedepankan sikap profesional, humanis, dan responsif. Ia menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap institusi Polri sangat bergantung pada kualitas pelayanan yang diberikan oleh setiap personel di lapangan.
Kapolda memberikan peringatan keras agar seluruh anggota menjauhi segala bentuk pelanggaran disiplin. Tindakan yang dapat mencoreng nama baik institusi tidak akan ditoleransi karena dapat merusak citra Polri yang tengah dibangun melalui transformasi menuju Polri yang Presisi.
Sebagai penutup arahannya, Kapolda meminta seluruh personel tetap menjaga kesehatan dan integritas dalam menjalankan tugas harian. Fokus pada pelayanan prima diharapkan menjadi budaya kerja yang melekat di lingkungan Polda Bengkulu.