Plt Bupati Rejang Lebong Ajak Warga Gotong Royong Perbaiki Jalan Ambles, Anggaran Permanen Rp 1 Miliar Baru Turun 2026

Penulis: Saiful  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 14:29:42 WIB
Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja memimpin gotong royong perbaikan jembatan sementara Jalan Taman Siswa.

REJANG LEBONG — Plt Bupati Rejang Lebong Hendri Praja memastikan perbaikan permanen Jalan Taman Siswa yang ambles baru akan dikerjakan pada 2026. Sebagai langkah darurat, ia mengajak warga dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergotong royong membangun jembatan sementara akhir pekan ini.

"Untuk penanganan darurat, hari Minggu nanti kita akan bergotong royong bersama masyarakat dan OPD terkait. Jika menunggu dana APBD baru akan turun beberapa bulan ke depan dan harus menunggu proses tender," kata Hendri di lokasi, Senin.

Jalur Alternatif Strategis Terputus

Jalan kabupaten di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Kecamatan Curup Tengah itu selama ini menjadi jalur alternatif strategis di Kota Curup. Akses ambles setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut beberapa waktu terakhir.

Hendri meninjau langsung lokasi pada Senin (pekan lalu) dan memerintahkan OPD teknis segera menghitung kebutuhan material. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum (PU), dan instansi terkait dilibatkan dalam pembangunan jembatan darurat.

Alat Berat Disiapkan, Bahan Bangunan Dihitung

"Tadi sudah saya perintahkan OPD terkait guna menghitung bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan jembatan darurat, seperti besi, pelat dan lainnya, termasuk menyiapkan alat berat berupa ekskavator mini milik BPBD Rejang Lebong," ujar Hendri.

Kepala BPBD Rejang Lebong M Budianto menjelaskan cuaca ekstrem sejak beberapa waktu terakhir menyebabkan sejumlah infrastruktur rusak, baik akibat banjir maupun tanah longsor. Pihaknya mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan.

Imbauan Warga: Segera Mengungsi Jika Hujan Lebat

Budianto meminta warga segera mengungsi ke tempat lebih aman jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu lama. "Jika terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam waktu yang lama, kami meminta warga segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," katanya.

Meski penanganan darurat dilakukan pekan ini, Hendri memastikan perbaikan permanen tetap dianggarkan dalam APBD Rejang Lebong 2026 sebesar Rp 1 miliar. Proses tender dan pengerjaan baru akan dimulai setelah anggaran cair tahun depan.

Reporter: Saiful
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top