BENGKULU — Ratusan pemilik motor dan mobil antre di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, sejak pagi. Mereka mengikuti pemeriksaan emisi yang dibuka gratis oleh Pertamina. Kegiatan serupa berlangsung serentak di enam titik lain di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Program ini bukan hanya soal angka karbon monoksida atau hidrokarbon. Pertamina ingin membiasakan pengendara rutin memeriksa kondisi kendaraan. “Kami mengajak masyarakat memastikan kendaraan tetap prima agar penggunaan BBM lebih efisien dan emisi gas buang lebih terjaga,” tulis manajemen Pertamina dalam keterangan resmi yang diterima media.
Uji emisi gratis ini sekaligus menjadi alarm bagi pemilik kendaraan yang jarang servis. Kendaraan dengan pembakaran tidak sempurna menghasilkan polutan lebih tinggi dan boros bahan bakar.
Langkah Pertamina ini relevan dengan kondisi udara Jabodetabek yang kerap masuk kategori tidak sehat. Data dari lembaga pemantau kualitas udara menunjukkan konsentrasi partikel halus (PM2.5) di Jakarta Raya kerap melampaui ambang batas Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kendaraan bermotor menyumbang lebih dari separuh polusi udara di ibu kota. Dengan mengecek emisi secara berkala, potensi pengurangan polusi dari sektor transportasi bisa lebih optimal.
Pemilik kendaraan cukup membawa STNK dan kendaraan ke lokasi yang sudah ditentukan. Petugas akan memasang alat ukur pada knalpot dan membaca kadar emisi dalam beberapa menit. Hasilnya langsung diketahui pemilik, apakah lolos atau perlu perbaikan.
Pertamina menargetkan ribuan kendaraan bisa diperiksa selama program ini berlangsung. Jika hasil uji menunjukkan angka di atas ambang batas, pemilik disarankan segera melakukan servis ke bengkel terdekat.
Program uji emisi gratis ini dijadwalkan berlangsung secara berkala. Pertamina belum merinci jadwal lanjutan, tetapi mengisyaratkan akan menggelar kegiatan serupa di titik-titik keramaian lain.