BENGKULU — Kepergian M. Rahmat dan Yabes Roni menandai berakhirnya era penting di lini depan Serdadu Tridatu. Keduanya sama-sama mengukir prestasi gemilang dengan mempersembahkan dua gelar juara Liga 1, termasuk status back-to-back champions pada musim 2021/2022.
M. Rahmat memutuskan mengakhiri kerja sama setelah enam tahun membela klub asal Pulau Dewata. Ia bergabung pada 2020, tepat saat Bali United bersiap menghadapi kompetisi domestik dan Liga Champions Asia, meski pandemi Covid-19 sempat mengganggu rencana tersebut.
Selama berseragam Bali United, Rahmat mencatatkan 47 penampilan di seluruh kompetisi dengan torehan 27 gol dan 10 assist. Kontribusinya paling terasa saat menjadi bagian dari skuad yang mengantarkan Bali United meraih gelar Liga 1 musim 2021/2022 dengan 75 poin dari 34 pertandingan.
"Pada akhirnya saat ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan. Terlalu banyak kebahagiaan yang Bali United berikan untuk saya," ujar mantan pemain PSM Makassar itu dalam pernyataan perpisahannya.
Berbeda dengan Rahmat, Yabes Roni adalah ikon sejati Bali United. Pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-19 itu telah menjadi bagian dari perjalanan klub sejak 2015 — total 11 tahun pengabdian.
Statistiknya bicara: 172 pertandingan resmi dengan 8.503 menit bermain, sembilan gol, dan 12 assist. Namun, angka itu tak sepenuhnya menggambarkan perannya. Yabes Roni dikenal sebagai pemain serbabisa yang bisa ditempatkan sebagai penyerang sayap, striker, hingga bek sayap sesuai kebutuhan tim.
"Tahun 2015 hingga 2026 bukanlah waktu yang singkat di mana suka duka, jatuh bangun dan keberhasilan telah dilalui bersama. Terima kasih telah menjadi rumah kedua saya," kata Yabes Roni dalam pesan perpisahannya.
Manajemen Bali United menegaskan bahwa keputusan melepas kedua pemain ini adalah langkah evaluasi untuk menyusun kekuatan baru menghadapi Super League musim 2026/2027. Yabes Tanuri, CEO klub, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi M. Rahmat dan Yabes Roni selama ini.
"Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa untuk kontribusinya selama kurang lebih 11 tahun ini dengan persembahan dua trofi Liga 1 untuk Bali United. Semoga Yabes Roni sukses untuk perjalanan karier berikutnya di tempat yang baru," ungkap Yabes Tanuri.
Kepergian dua pemain senior ini membuka ruang bagi regenerasi di skuad Serdadu Tridatu. Pertanyaan selanjutnya: siapa yang akan mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh dua pemain dengan pengalaman dan prestasi segudang ini?