REJANG LEBONG — Ketua DWP KUA Selupu Rejang, Ny. Eva Susanti, menegaskan komitmen organisasinya dalam mendukung gerakan keluarga peduli lingkungan dan pendidikan inklusif. Hal itu disampaikannya usai mengikuti Pertemuan Rutin Gabungan DWP Kementerian Agama Kabupaten/Kota se-Provinsi Bengkulu yang dipusatkan di Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.
“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Pemahaman mengenai ekoteologi dan pendidikan inklusi bisa menjadi bekal bagi anggota DWP untuk berkontribusi lebih aktif,” ujar Ny. Eva Susanti dalam keterangan yang diterima, Senin (2/6).
Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan dua materi utama. Materi pertama bertajuk Ekoteologi Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga yang disampaikan oleh Reni Rofika, S.Pd. Ia mengajak peserta untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan, sekaligus memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi produk bernilai guna dan ekonomi.
Materi kedua mengenai Pendidikan Inklusi dibawakan oleh Hj. Anizar, ST, M.Pd., Ph.D. Pemaparan ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah, adil, dan memberikan kesempatan setara bagi seluruh anak tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang mereka.
Acara yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Dr. H. Saefudin, S.Ag., M.Si., serta Nyimas Mariam Saefudin ini juga dimeriahkan dengan tausiyah dari dai nasional Ahmad Al Habsyi. Kehadirannya menjadi momen istimewa bagi keluarga besar Kemenag Provinsi Bengkulu.
Menurut Ny. Eva Susanti, kegiatan ini menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan, mempererat silaturahmi antarpengurus DWP, serta memperkuat peran perempuan dalam mewujudkan keluarga yang harmonis.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota DWP dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat, khususnya dalam menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan membangun budaya inklusif yang selaras dengan nilai-nilai keagamaan,” pungkasnya.