BENGKULU — Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu, Khairudin, melantik tiga pejabat administrasi di lingkungan kampus pada Sabtu (6/6/2026). Pelantikan yang digelar di Auditorium UIN itu dihadiri para pimpinan universitas, dekan, dan kepala unit.
Ketiga pejabat yang dilantik adalah Nekki Lasbefia Antri sebagai Kepala Bagian Umum dan Layanan Akademik pada Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK). Kemudian, Feranita menjabat Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Mamah Rohmah sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah.
Dalam sambutannya, Khairudin menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas bagi para pejabat baru. Ia mengingatkan agar amanah yang diberikan segera dijalankan dengan sebaik-baiknya.
"Para pejabat yang dilantik saya harapkan segera melaksanakan tugas dengan baik dan profesional. Sekali lagi saya tegaskan bahwa tidak ada pahlawan dalam dunia birokrasi. Setiap pimpinan hanya menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah diamanahkan," ujar Khairudin.
Rektor menambahkan, setiap pimpinan harus menjadikan dirinya sendiri sebagai pahlawan melalui dedikasi, integritas, dan kinerja terbaik. Menurutnya, keberhasilan institusi tidak ditentukan oleh individu semata, melainkan kerja sama seluruh unsur organisasi sesuai fungsi masing-masing.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Rektor berharap para pejabat baru mampu menghadirkan inovasi dan semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi maupun akademik.
Khairudin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat dan pegawai yang telah berkontribusi bagi kemajuan kampus. "Terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan kepada UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi," tambahnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi universitas sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, moderat, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.