BENGKULU SELATAN — Proyek lapangan voli menjadi satu dari sejumlah rencana fisik yang dibahas dalam forum tersebut. Kepala Desa Tanggo Raso, Agus, dalam sambutannya menekankan pentingnya partisipasi warga agar setiap program berjalan tepat sasaran.
“Kami berharap seluruh rencana kegiatan fisik dapat direalisasikan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Tanggo Raso,” ujarnya.
Pembangunan lapangan voli dinilai strategis untuk menyediakan sarana olahraga yang selama ini terbatas. Warga desa selama ini kerap berlatih di lahan kosong atau lapangan milik desa tetangga.
Lapangan ini nantinya diharapkan menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Forum musyawarah juga menyepakati titik lokasi dan mekanisme pelaksanaan agar pembangunan berjalan efektif.
Selain lapangan voli, musyawarah membahas rencana infrastruktur dan program lain yang sudah dianggarkan dalam APBDes 2026. Peserta forum terdiri dari Kepala Desa Agus, perangkat desa, Ketua dan anggota BPD, Pendamping Desa, Ketua dan anggota LPM, Ketua RT, serta perwakilan warga.
Agenda utama forum adalah menyusun prioritas pembangunan, menentukan titik lokasi, serta merumuskan mekanisme pelaksanaan. Semua keputusan akan menjadi pedoman bagi pemerintah desa dalam merealisasikan program tahun depan.
Musyawarah ditutup dalam suasana kekeluargaan. Pemerintah Desa Tanggo Raso optimistis seluruh rencana pembangunan 2026 dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan dampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya lapangan voli, warga desa tidak hanya mendapat tempat berolahraga, tetapi juga ruang interaksi sosial yang selama ini minim. Ke depan, Pemdes akan memantau realisasi proyek secara berkala bersama BPD dan tokoh masyarakat.