Valve Hentikan Penjualan Fisik Steam Gift Card Akibat Maraknya Praktik Penipuan, Beralih Sepenuhnya ke Digital

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 10 Juni 2026 | 22:31:32 WIB
Valve resmi hentikan penjualan Steam Gift Card fisik mulai akhir 2026 untuk cegah penipuan.

Keputusan ini diumumkan Valve melalui halaman dukungan Steam Wallet, menyusul perjuangan panjang melawan modus penipuan yang menggunakan kartu fisik sebagai alat pembayaran. Sejak diperkenalkan pada 2012, kartu hadiah fisik Steam justru menjadi sasaran empuk para kriminal untuk menjalankan aksinya.

Modus Penipuan yang Memaksa Valve Ambil Langkah Ekstrem

Valve menjelaskan bahwa para penipu memanfaatkan kartu hadiah dari merek-merek besar, termasuk Steam Gift Card, dengan cara memaksa korban untuk membelinya. Korban diiming-imingi atau diancam dengan dalih pembayaran pajak, jaminan, utang, hingga biaya pengiriman hadiah undian.

"Sejak kartu fisik diperkenalkan di toko ritel pada 2012, penggunaannya oleh penipu terus meningkat," tulis Valve dalam pernyataannya. Ini bukanlah masalah kecil; praktik semacam ini telah merugikan banyak orang dan mencoreng citra program gift card itu sendiri.

Perang Melawan Penipu yang Tak Kunjung Usai

Selama bertahun-tahun, Valve sudah mencoba berbagai cara untuk membendung gelombang penipuan. Mereka bekerja sama dengan peritel dan aparat penegak hukum, mendesain ulang kartu dengan menambahkan peringatan penipuan yang mencolok, hingga membatasi penukaran kartu hanya dalam mata uang dompet Steam tertentu.

Namun, setiap lapisan keamanan baru yang dipasang Valve selalu berhasil ditembus. Para penipu beradaptasi dengan cepat, membuat semua upaya pencegahan menjadi sia-sia. Akhirnya, Valve memutuskan untuk mematikan program ini di toko fisik. "Sayangnya, para kriminal beradaptasi dengan setiap pembatasan yang kami perkenalkan," Valve menambahkan.

Kartu Fisik Akan Habis pada Akhir 2026, Kartu Digital Jadi Andalan

Valve memastikan bahwa stok kartu fisik yang tersisa di toko ritel hanya akan dijual untuk waktu terbatas. Perusahaan memperkirakan semua persediaan akan habis pada akhir tahun 2026. Setelah itu, tidak akan ada lagi pasokan baru.

Kabar baiknya, semua kartu fisik yang sudah dibeli sebelumnya tetap bisa ditukarkan kapan saja tanpa batas waktu kedaluwarsa. Valve juga menegaskan bahwa kartu digital yang diperkenalkan pada 2017 akan terus menjadi andalan, dan mereka tengah berupaya meningkatkan pengalaman pengguna dalam memberikan hadiah digital.

Dampak bagi Pengguna: Antara Keamanan dan Kenyamanan Tradisi

Langkah ini jelas akan mempersulit para penipu, karena transaksi digital lebih mudah dilacak dan diverifikasi. Namun, keputusan ini juga dirasakan sebagai pukulan bagi tradisi berbagi hadiah, terutama di kalangan pengguna yang kurang melek teknologi.

Banyak pengguna setia Steam, terutama yang memiliki kerabat atau teman yang lebih tua dan tidak terbiasa dengan pembelian digital, selama ini mengandalkan kartu fisik sebagai pilihan kado yang praktis. Dengan hilangnya opsi ini, sebagian pengguna mungkin harus kembali ke cara paling klasik: memberikan uang tunai di dalam amplop ucapan selamat.

Reporter: Sutomo
Back to top