Doué Bersaudara Jadi Pusat Perhatian di Piala Dunia yang Dipenuhi Kisah Cinta Saudara Kandung

Penulis: Ragil  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 02:37:01 WIB
Guéla dan Desiré Doué berbagi momen hangat setelah laga persahabatan Prancis vs Pantai Gading.

BENGKULU — Dalam pertandingan persahabatan Prancis vs Pantai Gading di Nantes, Guéla Doué sukses menyamakan kedudukan untuk tim tamu. Kamera langsung beralih ke Desiré, adiknya yang menjadi pemain pengganti Prancis dan tak dimainkan, yang tersenyum tipis menyaksikan selebrasi lawan. Setelah laga berakhir dengan kemenangan mengejutkan Pantai Gading 2-1, kedua saudara itu berpelukan.

"Sayang sekali saya tidak bisa bermain melawan [saudara saya], karena ini adalah pertandingan pertama Prancis-Pantai Gading, tapi saya senang, dan dia tidak terlalu kecewa," ujar Guéla. Keesokan harinya, Guéla mengunggah foto dirinya membaca L'Équipe dalam perjalanan menuju Piala Dunia.

Kisah Awal yang Tak Terpisahkan

Lahir dari ibu Prancis dan ayah Pantai Gading, Doué bersaudara sudah tak terpisahkan sejak kecil. Saat Guéla mengikuti seleksi masuk akademi Rennes, Desiré yang baru berusia lima tahun terlihat melakukan keepy-ups di pinggir lapangan. Keduanya langsung diterima oleh klub. Pada 2023, saat Guéla menjalani debut tim utama Rennes sebagai pemain pengganti, siapa yang ia gantikan? Kakaknya yang berusia 17 tahun, Desiré.

"Saya dan saudara laki-laki saya seperti kembar," kata Desiré kepada Téléfoot. "Kami selalu merasa seperti itu sejak kecil. Kami memiliki ikatan luar biasa yang dikomentari banyak orang selama bertahun-tahun. Kami saling menceritakan segalanya dan tidak memiliki rahasia."

Tujuh Pasang Saudara di Satu Turnamen

Doué bersaudara hanyalah satu dari tujuh pasang saudara kandung yang berlaga di Piala Dunia geopolitik ini. Tiga pasang lainnya bermain untuk negara berbeda: Brian Brobbey (Belanda) dan Derrick Luckassen (Ghana), John Souttar (Skotlandia) dan Harry Souttar (Australia), serta Iñaki Williams (Ghana) dan Nico Williams (Spanyol). Tiga pasang lainnya membela negara yang sama: Lucas dan Théo Hernández (Prancis), Laros dan Deroy Duarte (Tanjung Verde), serta Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna (Curaçao). Jurrien Timber dan saudara kembarnya Quinten (Belanda) nyaris menjadi pasangan kedelapan andai Jurrien tidak cedera.

Potensi Ulang Sejarah Boateng Bersaudara

Hanya ada satu pasang saudara yang pernah saling berhadapan di Piala Dunia: Jérôme Boateng (Jerman) dan Kevin-Prince Boateng (Ghana) pada turnamen 2010 dan 2014. Guéla dan Desiré Doué berpotensi menjadi yang berikutnya jika Pantai Gading bertemu Prancis di fase gugur musim panas ini. "Kami akan lihat apakah cinta saudara itu masih utuh jika Pantai Gading mengulangi kemenangan mereka di Piala Dunia," tulis Football Daily dalam analisisnya.

Reporter: Ragil
Back to top