BENGKULU — Lapangan parkir Lapas Kelas IIA Bengkulu berubah menjadi pusat olahraga pagi pada Sabtu lalu. Puluhan pegawai Lapas tampak antusias mengikuti gerakan-gerakan energik yang dipandu oleh instruktur profesional.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Bengkulu dengan BRI Kantor Cabang Bengkulu. Tak sekadar olahraga rutin, senam bersama ini dirancang untuk menciptakan suasana kebersamaan di lingkungan kerja yang kerap identik dengan tekanan tinggi.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan apresiasi kepada pihak BRI atas dukungannya. Menurutnya, kesehatan jasmani menjadi fondasi utama bagi pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Melalui kegiatan senam bersama ini, kami ingin menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan kerja sekaligus mempererat hubungan dan kebersamaan antarpegawai," ujar Julianto dalam sambutannya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan perbankan seperti BRI diharapkan bisa berlanjut ke program-program lain yang bermanfaat bagi pegawai Lapas.
Sepanjang acara, para peserta mengikuti setiap gerakan instruktur dengan penuh semangat. Mulai dari pemanasan ringan hingga gerakan inti yang menguras keringat, semua dilakukan dalam suasana penuh tawa dan keakraban.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa olahraga bersama bisa menjadi sarana efektif untuk melepas penat dari rutinitas harian. Bagi pegawai Lapas yang sehari-hari berhadapan dengan dinamika pembinaan warga binaan, momen seperti ini dinilai penting untuk menyegarkan kembali pikiran dan tubuh.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan produktif. Langkah ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan secara nasional.
Dengan berolahraga bersama, pegawai tak hanya mendapatkan manfaat fisik, tetapi juga memperkuat ikatan emosional yang pada akhirnya berdampak positif pada kinerja tim. Program serupa direncanakan akan diadakan secara berkala ke depan.