BENGKULU — Warga Kota Bengkulu yang hendak menikmati kemeriahan Festival Tabut tahun ini tak perlu repot mengurus kewajiban perpajakan secara terpisah. Pemkot Bengkulu membuka gerai layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Samsat keliling di lokasi festival, sehingga pengunjung bisa membayar pajak sambil menyaksikan rangkaian acara budaya.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bengkulu Noni Yuliesti mengatakan, Festival Tabut menjadi momentum yang tepat untuk menghadirkan pelayanan publik secara langsung di tengah masyarakat. Pihaknya ingin pengunjung yang datang ke lokasi dapat memanfaatkan waktu untuk melakukan pembayaran maupun mendapatkan informasi terkait pajak dengan mudah dan cepat.
"Kami ingin masyarakat yang datang ke lokasi kegiatan dapat sekaligus memanfaatkan layanan pembayaran pajak dengan mudah dan cepat," kata Noni di Bengkulu, Rabu.
Tak sekadar membuka loket pembayaran, Bapenda Kota Bengkulu juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai jenis layanan perpajakan daerah. Mulai dari tata cara pembayaran PBB hingga pajak kendaraan bermotor, semua dijelaskan langsung oleh petugas di lokasi.
Noni menyebut pendekatan pelayanan jemput bola ini terbukti efektif meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Semakin mudah akses yang diberikan, semakin besar pula peluang warga untuk memanfaatkan layanan tersebut.
Pemkot Bengkulu menekankan bahwa pajak yang dibayarkan warga akan kembali dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, Noni berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan di lokasi Festival Tabut.
"Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik. Karena itu, kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan," terangnya.