BENGKULU SELATAN — Simpang Losmen Bahagia yang dikenal sebagai titik rawan kemacetan di Kabupaten Bengkulu Selatan, berhasil dilalui kendaraan tanpa hambatan berarti pada Senin pagi. Enam personel Polres Bengkulu Selatan diterjunkan dalam kegiatan Strong Point yang berlangsung selama 45 menit, mulai pukul 06.45 WIB hingga 07.30 WIB.
Di bawah kendali Perwira Pengendali Simpang Bahagia Ipda Fero Milando, S.H., para personel tidak hanya mengatur kendaraan roda dua dan roda empat. Mereka juga aktif membantu menyeberangkan pelajar yang hendak berangkat sekolah, serta memberikan imbauan langsung kepada pengendara agar selalu menggunakan helm dan mematuhi rambu lalu lintas.
Enam personel yang bertugas antara lain Bripka Feri M, Brigpol Wahyudi, Briptu Asep A.A, Bripda Rahmat Ilahi, Bripda Dwi Julianto, dan Bripda Dimas. Mereka tampak sigap mengurai kepadatan di persimpangan yang kerap dipadati kendaraan pada jam sibuk aktivitas warga.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan tidak ada kemacetan panjang maupun kecelakaan lalu lintas selama kegiatan berlangsung. Kehadiran polisi di titik rawan justru mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas.
Ipda Fero Milando menyampaikan bahwa kegiatan Strong Point pagi merupakan wujud pelayanan prima Polri kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan pengguna jalan merasa aman dan nyaman, terutama di jam sibuk pagi hari,” ujarnya.
Kegiatan pengamanan dan pengaturan lalu lintas ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Aron Sebastian, S.I.K, M.Si. Strong Point pagi menjadi agenda rutin Polres Bengkulu Selatan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di sejumlah titik rawan kemacetan di wilayah hukum mereka.
Dengan pengaturan yang optimal, arus lalu lintas di Simpang Bahagia pada pagi hari itu berjalan aman dan kondusif. Tidak ada laporan gangguan berarti selama petugas berjaga di lokasi.