BENGKULU — Yosia Yodan, S.H., M.H., M.M., M.B.A., resmi memimpin Alumni SMA Negeri 5 Kota Bengkulu Angkatan 2008. Ia terpilih secara aklamasi dalam musyawarah yang digelar di Ballroom Hotel Two K Azana Style Bengkulu, Rabu (29/7/2026). Forum tersebut juga menyepakati arah organisasi yang berfokus pada penguatan silaturahmi, pengembangan sumber daya manusia, dan kontribusi bagi almamater.
Dalam sambutannya, Yosia menekankan bahwa kepemimpinan ini bukan soal satu orang, melainkan kebersamaan seluruh alumni. "Alumni Angkatan 2008 memiliki potensi luar biasa di berbagai bidang profesi. Tugas kita adalah menyatukan energi tersebut agar menjadi kekuatan yang saling mendukung," ujarnya.
Yosia menyebut tiga nilai utama yang akan menjadi landasan organisasi: Kekeluargaan, Bertumbuh Bersama, dan Be Connected. Menurut dia, alumni tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang kolaborasi untuk menghadirkan program bermanfaat bagi anggota dan masyarakat.
"Kami ingin Alumni Angkatan 2008 menjadi rumah bersama. Tempat setiap alumni tetap merasa memiliki, tetap terhubung, dan terus bertumbuh bersama," kata Yosia. Ia menambahkan bahwa perbedaan profesi dan latar belakang justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi.
Musyawarah juga merampungkan susunan kepengurusan. Posisi sekretaris dijabat dr. Rendra Darmasatria, Sp.DVE., dan bendahara dr. Arif Pebrianto, Sp.BS. Sejumlah bidang dibentuk, mulai dari Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) yang dipimpin Nardianto Gustani, hingga Bidang Sosial yang dipegang Rachmad Luxi Saputra.
Bidang lainnya mencakup Silaturahmi (dr. Ika Nofaza Sartika), Olahraga (Wanti Septia Utami), Vokasi (Ronald Regianto), hingga Pengembangan SDM yang dipercayakan kepada dr. Sartika Nopradilova, Sp.OG. Forum menegaskan bahwa seluruh alumni angkatan 2008 merupakan bagian dari keluarga besar tanpa terkecuali.
Pada kesempatan yang sama, Yosia mewakili angkatannya menyampaikan dukungan kepada Emil Reza Satyagraha dari Angkatan 2002 yang maju sebagai calon Ketua Ikatan Alumni Cendana (IKA Cendana) periode 2026–2029. Menurut Yosia, regenerasi kepemimpinan di organisasi alumni menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antargenerasi.
"Kami percaya, dengan pengalaman, kapasitas, serta semangat kolaborasi yang beliau miliki, IKA Cendana akan semakin maju dan solid," ujar Yosia. Ia menegaskan kesiapan alumni angkatan 2008 untuk bersinergi membangun organisasi alumni yang moderat dan inklusif.
Forum menutup musyawarah dengan harapan agar kepengurusan baru mampu mempererat hubungan antaralumni, memperluas jaringan komunikasi, serta mendorong kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat secara berkelanjutan.