BENGKULU — Ketua DPRD Kota Bengkulu, Herimanto, memimpin langsung jalannya rapat paripurna yang berlangsung melalui sambungan Zoom Meeting dari kantor DPRD setempat. Kegiatan yang merupakan agenda rutin setiap Agustus sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan RI ini turut dihadiri Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi, Pj Sekda Medy Pebriansyah, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam pidato yang disampaikan di Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah berhasil mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan dalam waktu sekitar satu tahun. Komoditas tersebut meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Di sektor pertanian, Presiden juga menyoroti penyederhanaan regulasi penyaluran pupuk dengan menghapus 145 aturan. Kebijakan ini dinilai efektif menekan harga pupuk hingga 20 persen sekaligus meningkatkan keuntungan PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia resmi menghentikan impor solar sejak 1 Juli 2026 melalui penerapan biodiesel B50. Langkah ini diperkirakan mampu menghemat devisa negara sekitar Rp170 triliun atau setara USD9,5 miliar.
Sejumlah program pembangunan lain turut dipaparkan dalam pidato tersebut, di antaranya pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, serta program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah juga mencatat perbaikan 71.744 sekolah pada 2026 dan perluasan program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.
Meski memaparkan berbagai capaian, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh lembaga negara agar tidak cepat berpuas diri. Pekerjaan besar seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, serta penertiban pertambangan ilegal dan penyelundupan masih harus diselesaikan.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan nasional merupakan pekerjaan jangka panjang yang tidak terbatas pada satu periode pemerintahan. Fondasi yang dibangun saat ini, kata dia, ditujukan untuk mempersiapkan Indonesia menghadapi tantangan masa depan.
Herimanto menyebut rapat paripurna ini menjadi momentum bagi DPRD Kota Bengkulu untuk menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan nasional. Kehadiran Wali Kota Dedy Wahyudi beserta jajaran Forkopimda dalam kegiatan tersebut menunjukkan sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam menyukseskan program pembangunan di tingkat daerah.