BENGKULU - Pendidikan terpadu — gabungan ilmu agama dan akademik umum — jadi alasan utama banyak orang tua di Bengkulu memilih pesantren untuk anaknya. Berikut panduan singkat beberapa pesantren yang bisa dijadikan referensi.
Pesantren Tahfizh Quran Al Fida (Jl. S. Parman No. 27, Padang Jati, Kota Bengkulu) menawarkan program hafalan 30 juz dengan durasi tiga tahun untuk jenjang SMA, ditambah kelas bahasa Arab dan ekstrakurikuler non-akademik.
Pondok Pesantren Rabbani di Bentiring, Muara Bangkahulu, mengusung visi mencetak santri yang kuat di ilmu agama sekaligus melek sains dan teknologi lewat kurikulum Islam yang komprehensif.
Pondok Pesantren Al Hasanah di Pasar Pedati, Bengkulu Utara, punya jenjang Tsanawiyah dan Aliyah berakreditasi A serta status resmi terdaftar di Kementerian Agama.
Status terdaftar resmi, seperti yang dimiliki Al Hasanah dengan nomor statistik pesantren, memberi kepastian bahwa lembaga tersebut diawasi dan memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan keagamaan.
Berapa lama biasanya program tahfiz di pesantren Bengkulu?
Bervariasi, namun sebagai contoh Al Fida menargetkan hafalan 30 juz dalam tiga tahun untuk jenjang setingkat SMA.
Apakah perlu membawa dokumen khusus saat pendaftaran?
Umumnya diperlukan identitas anak dan orang tua, namun persyaratan lengkap sebaiknya ditanyakan langsung ke masing-masing pesantren karena bisa berbeda.