BENGKULU UTARA — Kepala SMAN 15 Bengkulu Utara, Agus Wagito, M.Pd, menyatakan bahwa pihaknya membutuhkan sedikitnya dua hingga tiga Ruang Kelas Baru (RKB) untuk menampung peserta didik yang terus bertambah. Selain pembangunan RKB, sekolah juga mengusulkan rehabilitasi sejumlah ruang kelas lama dan penambahan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK).
Usulan tersebut telah bergulir di tingkat dinas terkait dan diharapkan masuk dalam anggaran revitalisasi tahun 2027. Agus menyebut kebutuhan sarana dan prasarana di sekolah yang berada di Kecamatan Pinang Raya itu semakin mendesak.
Animo masyarakat menyekolahkan anak di SMAN 15 Bengkulu Utara tercatat terus meningkat. Jumlah peserta didik baru yang bertambah dari tahun ke tahun membuat kebutuhan ruang belajar yang memadai ikut naik.
Pihak sekolah menyebut kondisi itu menjadi dasar utama pengajuan penambahan RKB. Ruang kelas yang tersedia dinilai belum seimbang dengan jumlah siswa yang harus dilayani setiap tahun ajaran.
Ada tiga kebutuhan utama yang diajukan SMAN 15 Bengkulu Utara ke dinas terkait untuk tahun anggaran 2027:
Agus menegaskan bahwa fasilitas MCK turut diusulkan karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan siswa selama proses belajar mengajar. Perbaikan bangunan lama juga dinilai penting agar kegiatan belajar tidak terganggu.
Agus mengungkapkan bahwa usulan ini sudah bergulir di tingkat dinas terkait. Ia berharap pada tahun 2027 nanti ada anggaran revitalisasi yang bisa mengakomodir kebutuhan infrastruktur di SMAN 15 Bengkulu Utara.
"Kami ingin fasilitas yang tersedia bisa seimbang dengan kebutuhan siswa. Penambahan ruang kelas dan perbaikan bangunan yang ada tentunya sangat penting untuk menunjang proses pembelajaran," jelasnya.
Sekolah terus berupaya melengkapi berbagai fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar. Tujuannya agar proses pendidikan dapat berlangsung dalam suasana yang nyaman, aman, dan representatif.