BENGKULU — Rencana peluncuran Program Wajib Halal Oktober di Bengkulu disampaikan Rofiqul Umam saat audiensi dengan Pemerintah Provinsi Bengkulu pada Jumat, 25 September 2026. Audiensi itu menjadi sarana silaturahmi antara MUI dan pemerintah daerah sekaligus forum penyampaian kebijakan serta program MUI terkait sertifikasi halal.
Menurut Rofiqul, kegiatan peluncuran program serupa biasanya digelar di kantor pusat MUI di Jakarta. Penyelenggaraan di Bengkulu karena itu menjadi momentum yang berbeda bagi MUI.
Rofiqul tidak merinci alasan spesifik pemilihan Bengkulu. Ia hanya menegaskan bahwa WHO merupakan program pusat yang akan diluncurkan langsung di provinsi tersebut.
"WHO atau Wajib Halal Oktober ini program pusat yang insya Allah akan kita launching di Bengkulu," kata Rofiqul di Bengkulu, Jumat.
Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan jajaran Pemprov Bengkulu. Audiensi tersebut juga membahas langkah koordinasi antara MUI dan pemerintah daerah menjelang peluncuran.
Program WHO diarahkan untuk memperkuat penerapan sertifikasi halal bagi pelaku usaha. Sasaran utamanya adalah UMKM yang belum mengantongi sertifikat halal untuk produk mereka.
Peluncuran pada 1 Oktober 2026 di Masjid Baitul Izzah Bengkulu diharapkan menjadi titik awal percepatan pengurusan sertifikasi. Pelaku usaha di Bengkulu bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk mengurus dokumen halal produk mereka.
MUI menempatkan sertifikasi halal sebagai bagian dari penguatan ekosistem usaha syariah di daerah. Program ini menyasar pelaku usaha skala kecil yang selama ini terkendala proses pengurusan.
Peluncuran WHO dijadwalkan berlangsung pada 1 Oktober 2026. Lokasinya berada di Masjid Baitul Izzah Bengkulu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi soal jumlah peserta yang akan hadir. Pemerintah Provinsi Bengkulu juga belum menyampaikan detail dukungan teknis untuk acara tersebut.
MUI Pusat akan memimpin langsung peluncuran program ini. Setelah peluncuran, sosialisasi ke pelaku usaha di kabupaten dan kota di Bengkulu menjadi tahap berikutnya.