SELUMA — Pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan Inspektorat Kabupaten Seluma bersama perangkat daerah yang membidangi kepegawaian mendapati ratusan ASN terindikasi terlibat aktivitas judi online. Pendataan mencakup seluruh ASN, mulai dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon PNS (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga PPPK Paruh Waktu.
Bupati Teddy Rahman menilai temuan tersebut sebagai alarm serius bagi pemerintah daerah. Ia memastikan tidak ada toleransi terhadap praktik judi online di lingkungan aparatur.
Sebagai langkah awal pembinaan, ratusan ASN yang terindikasi akan dipanggil secara bertahap untuk dimintai keterangan dan diberikan peringatan tertulis. Bupati memberi sinyal bahwa peringatan pertama harus dimaknai serius oleh setiap aparatur.
"Tidak ada yang kebal terhadap aturan. Siapa pun ASN-nya, apa pun jabatannya, kalau setelah diperingatkan masih terbukti melakukan judi online, akan kita tindak tegas sesuai aturan," tegas Teddy.
Jika ASN yang telah diperingatkan masih mengulangi perbuatannya, sanksi berat menanti sesuai ketentuan yang berlaku. Teddy menyebut kemungkinan itu terbuka lebar bagi pelanggar yang tidak mengindahkan peringatan pertama.
"Saat ini akan kita panggil dan kita berikan peringatan. Tetapi kalau setelah diperingatkan masih melakukan judol, tidak menutup kemungkinan akan diberikan sanksi berat sesuai ketentuan yang berlaku," lanjutnya.
Menurut Teddy, ASN harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menjaga integritas. Praktik judi online tidak hanya merusak diri sendiri dan keluarga, tetapi juga mencoreng nama baik institusi pemerintah.
Ia memastikan pembinaan, pemantauan, dan penindakan akan terus berjalan secara konsisten dan tanpa pandang bulu. Seluruh proses pemeriksaan internal melibatkan Inspektorat bersama perangkat daerah kepegawaian agar pendataan berjalan menyeluruh.
"Langkah ini adalah komitmen kami untuk membangun pemerintahan yang berintegritas, disiplin, dan dipercaya masyarakat. ASN harus fokus menjalankan tugas sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat," tutupnya.
Pemkab Seluma belum merinci jumlah pasti ASN yang akan dipanggil pada tahap pertama maupun jadwal pemanggilan. Namun penindakan terhadap ratusan ASN terindikasi judi online dipastikan berlanjut sebagai bagian dari penegakan disiplin aparatur di daerah tersebut.