Gustianto Dua Kali Jadi Wakil Bupati Seluma, Modal Pengalaman dan Basis Dapil 1-Dapil 4 Menuju Pilkada 2029

Penulis: Saiful  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:01:01 WIB
Wakil Bupati Seluma Gustianto saat menjalankan aktivitas pemerintahan.

SELUMA — Perjalanan Gustianto di kursi Wakil Bupati Seluma sudah melewati dua periode kepemimpinan berbeda. Ia pernah mendampingi Erwin Octavian, dan saat ini berpasangan dengan Teddy Rahman. Kombinasi pengalaman itu membuat namanya kerap disebut dalam pembacaan awal peta politik menuju Pilkada 2029.

Selama menjalankan tugas sebagai wakil bupati, Gustianto bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan warga dan tantangan pembangunan daerah. Bekal itu dinilai dapat dipakai untuk merumuskan arah kebijakan jika kelak memutuskan maju sebagai calon bupati. Meski demikian, gagasan dan program konkret tetap menjadi ukuran kesiapan seorang figur.

Rekam Jejak di Tiga Kontestasi Pilkada Seluma

Dari sisi elektoral, Gustianto bukan nama baru. Ia pernah maju sebagai calon wakil bupati mendampingi Mufran Imron, lalu Erwin Octavian, dan terakhir Teddy Rahman. Pengalaman berulang di kontestasi yang sama memberinya pemahaman soal karakter pemilih dan dinamika politik antarwilayah di Seluma.

Dapil 1 dan Dapil 4 disebut-sebut sebagai wilayah dengan basis dukungan terhadap dirinya. Namun kekuatan dukungan pada Pilkada 2029 masih perlu diuji lewat perkembangan politik dan aspirasi masyarakat setempat.

Gaya Komunikasi dan Kedekatan dengan Warga

Selain pengalaman pemerintahan, Gustianto dikenal memiliki gaya komunikasi yang dekat dengan masyarakat. Sikap yang dinilai sederhana, terbuka, dan merakyat melekat pada dirinya di tengah aktivitas sosial kemasyarakatan.

Respons terhadap keluhan warga serta keterlibatan dalam kegiatan sosial menjadi bagian dari penilaian publik terhadap kiprah seorang pemimpin. Bagi sebagian warga Seluma, hal itu menjadi pertimbangan tersendiri saat membaca sosok calon pemimpin daerah.

Posisi Ketua Perindo Seluma Jadi Faktor Penentu

Gustianto saat ini menjabat Ketua Perindo Kabupaten Seluma. Perkembangan partai tersebut pada Pemilu Legislatif mendatang akan berpengaruh pada peta politik menuju Pilkada 2029. Perolehan kursi, kekuatan organisasi, komunikasi dengan partai lain, serta peluang membangun koalisi dapat menentukan pilihan politik yang tersedia bagi setiap figur.

Karena itu, dinamika Perindo di Seluma juga layak dicermati, bukan hanya dari sisi internal partai tetapi juga dari arah komunikasi politik yang dibangun dengan kekuatan lain di daerah.

Semua Masih Sebatas Kemungkinan di Atas Kertas

Seluruh perhitungan tersebut masih sebatas kemungkinan. Keputusan Gustianto untuk maju atau tidak, konfigurasi partai politik, munculnya figur lain, serta arah dukungan masyarakat akan menjadi bagian dari dinamika yang berkembang menjelang Pilkada 2029.

Pembacaan awal atas nama-nama yang beredar di Seluma belum bisa dijadikan kesimpulan akhir. Peta politik daerah masih akan bergerak mengikuti perkembangan partai dan aspirasi warga di lapangan.

Reporter: Saiful
Sumber: radarseluma.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top