Mercedes-Benz Baby G-Class Bakal Beda Total dari G-Class Asli, Ini Kata Bos AMG

Penulis: Saiful  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:35:01 WIB
CEO Mercedes-AMG Stefan Weckbach menyatakan Baby G-Class akan menyasar segmen pembeli yang berbeda dari G-Class reguler.

BENGKULU — Mercedes-Benz memastikan Baby G-Class yang sedang dikembangkan tidak akan jadi replika mini dari G-Class reguler. Mercedes-AMG CEO Stefan Weckbach menyebut model anyar ini menyasar segmen pembeli yang sama sekali berbeda, dengan target pasar bukan pengguna G-Class sejati. Produksi diperkirakan kurang dari 24 bulan lagi.

Kepastian soal posisi Baby G-Class disampaikan Weckbach di Stuttgart dalam ajang 140 Festival Mercedes-Benz. Ia juga memegang pengawasan lini G-Class dan Maybach, sehingga pernyataannya soal arah produk ini punya bobot langsung.

Bukan Versi Kecil dari G-Class, Tapi Produk Segmen Lain

Weckbach menegaskan pihaknya tidak ingin model ini sekadar meniru sosok G-Class berukuran penuh. "We will make sure that the little G-Class will target a different segment," ujarnya seperti dikutip Road & Track.

Ia menambahkan model tersebut akan "significantly different from the big brother or mother or father" dan tidak diarahkan ke pelanggan G-Class murni. Pernyataan ini muncul setelah pertanyaan soal seberapa jauh identitas G-Class bakal diturunkan ke model kecil.

Meski begitu, Weckbach mengakui tetap ada benang merah genetik antara Baby G-Class dan G-Class dewasa. Nama boleh mirip, DNA boleh terasa, tapi kelas pembelinya dipisahkan dengan jelas.

Kemampuan Off-Road Tetap Jadi Prioritas

CEO Mercedes-Benz Ola Källenius memberi gambaran soal apa yang membuat G-Class asli istimewa. Ia bercerita soal turun dari Gunung Schöckl, lokasi uji off-road legendaris G Wagen, dengan kecepatan 60 sampai 70 kilometer per jam.

"I'm not kidding. There's only one car in the world that can do that, and that's the G," kata Källenius. Menurutnya, kemampuan itu yang membuat G-Class sulit ditandingi.

Untuk Baby G-Class, Källenius berjanji model kecil ini tetap punya kemampuan off-road yang mumpuni. Klaim itu sejalan dengan test mule yang belakangan sering tertangkap kamera di Eropa.

Pilihan Mesin Bakar dan Listrik Sudah Dikunci

Rencana powertrain Baby G-Class sebenarnya sudah terbuka sejak Mei. Michael Schiebe, pendahulu Weckbach di kursi CEO Mercedes-AMG, memastikan model ini akan tersedia dalam versi mesin bakar dan listrik.

Soal waktu peluncuran, Bloomberg melaporkan Källenius menyebut Baby G-Class bakal hadir "less than 24 months from now". Artinya, debut model ini diperkirakan terjadi dalam rentang dua tahun ke depan.

Detail teknis lain masih disimpan rapat. Mercedes-Benz baru akan membuka seberapa besar porsi G-Class yang terbawa ke paket lebih kecil ini saat peluncuran resmi nanti.

Posisi di Antara G-Class dan Segmen Baru

Langkah Mercedes-Benz ini menandai upaya memperluas jangkauan lini G-Class tanpa mengorbankan eksklusivitas model besarnya. Pembeli yang menginginkan sosok G-Class dengan harga dan ukuran lebih terjangkau jadi target utama.

Namun Mercedes-Benz tampaknya tak ingin model ini dianggap versi murah. Pemisahan segmen yang ditegaskan Weckbach menunjukkan Baby G-Class akan dibangun dengan karakter dan positioning sendiri.

Bagi pasar Indonesia, G-Class sendiri dikenal sebagai produk niche dengan banderol tinggi. Kehadiran Baby G-Class berpotensi membuka pintu bagi pembeli premium yang ingin masuk ke ekosistem G-Class tanpa harus membeli model full-size.

Reporter: Saiful
Sumber: roadandtrack.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top