KAUR — Rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting berlangsung di Aula Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur. Nasrul Rahman mewakili Bupati Kaur, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ujang Syafiri serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyoroti perkembangan Indeks Perkembangan Harga pada minggu ketiga Oktober 2026. Sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Sumatera tercatat mengalami penurunan IPH, tetapi kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit tetap menjadi perhatian khusus.
Pemkab Kaur memfokuskan pemantauan pada cabai, minyak goreng, beras, dan kebutuhan pokok lain. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi harga sebenarnya di lapangan, bukan sekadar angka laporan.
Nasrul menyebut pemantauan langsung diperlukan untuk mengidentifikasi komoditas yang mengalami kenaikan. Hasil pengecekan akan menjadi dasar penentuan langkah pengendalian agar tepat sasaran.
"Pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi harga sebenarnya sekaligus mengidentifikasi komoditas yang mengalami kenaikan," kata Nasrul di sela rakor.
Kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit dinilai berkontribusi terhadap tekanan harga pangan di sejumlah wilayah. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipatif berdasarkan perkembangan harga di lapangan.
Menurut Nasrul, perkembangan harga kebutuhan pokok harus terus diperhatikan agar gejolak harga tidak semakin membebani masyarakat. Koordinasi antar-OPD menjadi bagian penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.
Rakor yang sama juga membahas Program 3 Juta Rumah dan perkembangan harga komoditas. Pembahasan itu menjadi bagian dari evaluasi pemerintah pusat terhadap kebijakan daerah di sektor perumahan dan pangan.
Pemkab Kaur berupaya menjaga stabilitas harga pangan, memastikan ketersediaan kebutuhan pokok, serta mempertahankan daya beli masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan merespons potensi kenaikan harga lebih cepat agar kebutuhan sehari-hari tetap terjangkau.
Pengawasan harga secara berkala menjadi salah satu upaya mengantisipasi gejolak pasar sekaligus menjaga kestabilan ekonomi daerah. Hasil pengecekan pasar dalam pekan ini akan menentukan langkah lanjutan Pemkab Kaur.