Pemkab Kaur Turun ke Pasar Pantau Harga Cabai, Beras, dan Minyak Goreng Usai Rakor Inflasi

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:31:31 WIB
Pemkab Kaur memantau harga cabai, beras, dan minyak goreng di pasar usai rakor pengendalian inflasi daerah.

KAUR — Rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting berlangsung di Aula Lantai II Sekretariat Daerah Kabupaten Kaur. Nasrul Rahman mewakili Bupati Kaur, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ujang Syafiri serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyoroti perkembangan Indeks Perkembangan Harga pada minggu ketiga Oktober 2026. Sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Sumatera tercatat mengalami penurunan IPH, tetapi kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit tetap menjadi perhatian khusus.

Komoditas yang Jadi Prioritas Pengecekan

Pemkab Kaur memfokuskan pemantauan pada cabai, minyak goreng, beras, dan kebutuhan pokok lain. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi harga sebenarnya di lapangan, bukan sekadar angka laporan.

Nasrul menyebut pemantauan langsung diperlukan untuk mengidentifikasi komoditas yang mengalami kenaikan. Hasil pengecekan akan menjadi dasar penentuan langkah pengendalian agar tepat sasaran.

"Pemantauan langsung diperlukan untuk mengetahui kondisi harga sebenarnya sekaligus mengidentifikasi komoditas yang mengalami kenaikan," kata Nasrul di sela rakor.

Mengapa Cabai Merah dan Cabai Rawit Disorot

Kenaikan harga cabai merah dan cabai rawit dinilai berkontribusi terhadap tekanan harga pangan di sejumlah wilayah. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipatif berdasarkan perkembangan harga di lapangan.

Menurut Nasrul, perkembangan harga kebutuhan pokok harus terus diperhatikan agar gejolak harga tidak semakin membebani masyarakat. Koordinasi antar-OPD menjadi bagian penting untuk memastikan pengawasan berjalan efektif.

Program 3 Juta Rumah Ikut Dibahas

Rakor yang sama juga membahas Program 3 Juta Rumah dan perkembangan harga komoditas. Pembahasan itu menjadi bagian dari evaluasi pemerintah pusat terhadap kebijakan daerah di sektor perumahan dan pangan.

Pemkab Kaur berupaya menjaga stabilitas harga pangan, memastikan ketersediaan kebutuhan pokok, serta mempertahankan daya beli masyarakat. Pemerintah daerah diharapkan merespons potensi kenaikan harga lebih cepat agar kebutuhan sehari-hari tetap terjangkau.

Pengawasan harga secara berkala menjadi salah satu upaya mengantisipasi gejolak pasar sekaligus menjaga kestabilan ekonomi daerah. Hasil pengecekan pasar dalam pekan ini akan menentukan langkah lanjutan Pemkab Kaur.

Reporter: Sutomo
Sumber: klikinfoberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top