Kapolda Bengkulu Terima Pin dan Detar Adat BMA, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Lewat Kearifan Lokal

Penulis: Ragil  •  Selasa, 03 November 2026 | 09:01:01 WIB
Kapolda Bengkulu menerima penyematan Pin BMA dalam audiensi di Gedung Tri Brata Polda Bengkulu.

BENGKULU — Audiensi berlangsung di Ruang Tamu Kapolda Lantai 1 Gedung Tri Brata Polda Bengkulu, mulai pukul 14.00 WIB. Rombongan BMA dipimpin Ketua BMA Provinsi Bengkulu Drs. H. S. Effendi, MS., bersama Wakil Ketua Bidang Hukum Adat dan Restorative Justice, Sekretaris, Wakil Ketua Organisasi, Bendahara, serta Penasehat BMA.

Dari jajaran kepolisian, hadir mendampingi Kapolda yakni Wakapolda Bengkulu, Dir Intelkam Polda Bengkulu, dan Dir Binmas Polda Bengkulu. Pertemuan digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan koordinasi antara Polda Bengkulu dan lembaga adat provinsi.

Peran Tokoh Adat dalam Menjaga Kamtibmas

Pembahasan utama audiensi menyorot pentingnya peran tokoh adat membantu Polri menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendekatan yang diusulkan bertumpu pada kearifan lokal, dengan penyelesaian persoalan di tengah warga mengedepankan prinsip restorative justice dan hukum adat.

Kapolda menegaskan kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas. Ia menilai dukungan tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ketua BMA Provinsi Bengkulu beserta seluruh pengurus yang telah berkenan hadir bersilaturahmi ke Polda Bengkulu. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga Kamtibmas, kami sangat membutuhkan peran serta tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat," ujar Kapolda Bengkulu.

Penyematan Pin dan Pemakaian Detar Adat Bengkulu

Di akhir pertemuan, pengurus BMA menyematkan Pin BMA kepada Kapolda dan mengenakan Detar Adat Bengkulu. Prosesi itu menjadi bentuk penghormatan sekaligus penerimaan Kapolda sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Bengkulu.

Kapolda menyebut penyematan pin dan pemakaian detar adat sebagai amanah. Ia berkomitmen bersama BMA menjaga persatuan, melestarikan adat budaya, dan menciptakan Bengkulu yang aman, tertib, dan kondusif.

"Dengan penyematan Pin dan pemakaian Detar Adat ini, saya merasa sangat terhormat dan bangga telah diterima sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Bengkulu. Ini adalah amanah bagi saya untuk bersama-sama dengan BMA menjaga persatuan, melestarikan adat budaya, dan menciptakan Bengkulu yang aman, tertib dan kondusif," ujar Kapolda.

Sinergi Polisi dan Masyarakat Adat ke Depan

Melalui audiensi, Polda Bengkulu dan BMA Provinsi Bengkulu berharap kerja sama semakin kuat dalam melestarikan nilai adat dan budaya. Sinergi itu juga diarahkan untuk menjaga persatuan serta menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan tertib di wilayah Provinsi Bengkulu.

Reporter: Ragil
Sumber: viralpublik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top