BYD Pimpin Penjualan Mobil China Oktober 2026, Kirim 483.125 Unit

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 04 November 2026 | 11:35:31 WIB
BYD mengirim 483.125 unit mobil penumpang sepanjang Oktober 2026 dan mempertahankan posisi teratas di antara produsen NEV China.

BENGKULU — BYD mengirim 483.125 unit mobil penumpang sepanjang Oktober 2026 dan mempertahankan posisi teratas di antara produsen NEV China. Geely menyusul di urutan kedua dengan 214.996 unit, sementara Leapmotor dan Xpeng mencatat rekor bulanan masing-masing. Angka ini dirilis di tengah persaingan ekspor yang makin ketat di pasar global.

Laporan pengiriman global produsen kendaraan energi baru (NEV) China untuk periode Oktober 2026 memperlihatkan BYD masih jauh di depan pesaing terdekatnya. Data yang dihimpun CarNewsChina menyebut lini seri Dynasty dan Ocean menjadi tulang punggung dengan 423.843 unit, disusul sub-brand Fang Cheng Bao 43.872 unit, Denza 15.152 unit, dan Yangwang 258 unit.

Geely Bertumpu pada Galaxy dan Zeekr

Geely Auto menempati posisi kedua lewat pengiriman 214.996 unit. Lini Geely Galaxy menyumbang 153.385 unit, diikuti Zeekr 32.483 unit dan Lynk & Co 18.521 unit. Kombinasi merek massal dan premium membuat Geely tetap kompetitif meski selisih dengan BYD masih lebih dari dua kali lipat.

Leapmotor dan Xpeng Cetak Rekor Bulanan

Leapmotor mengirim 106.127 unit atau melonjak 50,99 persen secara year-on-year. Capaian tersebut menandai bulan keempat berturut-turut Leapmotor menembus 100 ribu unit secara global. Produsen ini memproyeksikan penyerahan unit ke-2 juta pada November.

Xpeng membukukan rekor pengiriman bulanan 50.237 unit, naik 21,8 persen secara bulanan dan 19,6 persen YoY. Pasar ekspor Xpeng melonjak 166 persen YoY dengan 13.326 unit dikirim ke luar negeri.

Xiaomi dan GAC Aion di Jalur Pertumbuhan

Xiaomi melaporkan penjualan melampaui 50.000 unit pada Oktober. Realisasi itu setara sekitar 60 persen dari target tahunan 550.000 unit. GAC Aion mencatat kenaikan 56,8 persen YoY menjadi 42.357 unit melalui gabungan merek Aion dan Hyptec.

Changan Nevo mengemas pengiriman 63.648 unit atau melesat 75 persen YoY, disusul merek Deepal dari grup Changan dengan 32.602 unit. Great Wall Motor menjual 49.499 unit NEV yang mencakup 12.187 unit Ora dan 8.648 unit Wey.

Nio Tumbuh, Huawei dan Li Auto Terkoreksi

Nio Group membukukan total pengiriman 34.246 unit melalui Nio (18.125 unit), Onvo (8.383 unit), dan Firefly (7.738 unit). Akumulasi Januari–Oktober 2026 mencapai 334.547 unit, tumbuh 38,5 persen YoY.

BAIC NEV menjual 32.502 unit yang disokong 26.325 unit dari ArcFox, sedangkan merek premium Voyah milik Dongfeng mengirim 13.030 unit. Di sisi lain, jaringan HIMA milik Huawei menjual 33.537 unit atau terkoreksi 50,8 persen YoY. Li Auto mencatat penurunan 8,6 persen YoY menjadi 29.025 unit, bertepatan dengan bulan pertama perusahaan sepenuhnya menyetop penggunaan baterai buatan CATL.

Peta Persaingan NEV China per Oktober 2026

  • BYD: 483.125 unit
  • Geely Auto: 214.996 unit
  • Leapmotor: 106.127 unit (+50,99% YoY)
  • Changan Nevo: 63.648 unit (+75% YoY)
  • Xpeng: 50.237 unit (rekor bulanan)
  • Xiaomi: lebih dari 50.000 unit
  • GWM NEV: 49.499 unit
  • GAC Aion: 42.357 unit (+56,8% YoY)
  • Nio Group: 34.246 unit
  • HIMA (Huawei): 33.537 unit (?50,8% YoY)
  • Deepal: 32.602 unit
  • BAIC NEV: 32.502 unit
  • Li Auto: 29.025 unit (?8,6% YoY)
  • Voyah: 13.030 unit

Bagi konsumen Indonesia, dinamika ini relevan karena sejumlah merek dalam daftar tersebut sudah atau berencana masuk pasar lokal, termasuk BYD, Xpeng, dan GWM. Skala produksi yang besar di negeri asal berpotensi menekan harga jual unit CBU maupun rakitan lokal pada tahun depan.

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top