EV Kuasai Sepertiga Pasar Mobil Inggris, Penjualan Melonjak 54 Persen

Penulis: Fajar  •  Kamis, 05 November 2026 | 14:20:31 WIB
Penjualan mobil listrik baterai di Inggris mencapai 49.155 unit pada Oktober atau 32 persen dari total pasar mobil baru.

BENGKULU — Penjualan mobil listrik baterai di Inggris mencapai 49.155 unit pada Oktober, melonjak 54 persen dibanding periode sama tahun lalu. Angka itu setara 32 persen dari total pasar mobil baru Inggris, menjadikan EV sebagai jenis bahan bakar terlaris mengalahkan bensin, diesel, dan hibrida. Jerman juga mencatat lonjakan serupa dengan pangsa 37 persen.

Data dari lembaga industri otomotif Inggris New AutoMotive menunjukkan penetrasi kendaraan listrik murni di pasar Inggris kini berada di level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pencapaian 32 persen pangsa pasar itu membuat EV mengungguli semua jenis bahan bakar lain dalam satu bulan penuh.

Mengapa Konsumen Inggris Berbondong Beli EV

Kenaikan harga minyak menjadi pemicu utama pergeseran ini. Pengendara di Inggris dan sejumlah negara Eropa mencari alternatif yang lebih murah untuk biaya operasional harian.

Ben Nelmes, CEO New AutoMotive, menyebut keputusan konsumen sebagai bentuk perhitungan ekonomi yang rasional.

"Hampir satu dari tiga mobil baru yang terjual pada Oktober adalah kendaraan listrik murni, lebih banyak dari jenis bahan bakar lain, dan penjualan mobil listrik naik lebih dari setengah dibanding tahun lalu," kata Ben Nelmes. "Pengendara memilih dengan dompet mereka. Setiap mobil listrik baru berarti rumah tangga mengeluarkan lebih sedikit biaya operasional, dan negara lebih sedikit terpapar guncangan harga minyak."

Pilihan Model di Inggris Jauh Lebih Luas

Pasar Inggris menawarkan variasi EV yang lebih beragam dibanding Amerika Serikat. Merek seperti Renault, Peugeot, Fiat, Volkswagen, Skoda, hingga produsen China BYD dan Jaecoo tersedia di sana.

Sepanjang Oktober, Kia, BMW, Volkswagen, dan BYD memimpin penjualan mobil listrik. Tesla tergelincir setelah mencatat bulan September yang kuat.

Namun secara year-to-date, Tesla masih memimpin dengan pangsa pasar 9,53 persen atau tumbuh 25,4 persen dari tahun lalu. Kia di posisi kedua dengan 6,9 persen, disusul BYD di tempat ketiga dengan 6,8 persen.

Yang menarik, tidak ada satu pun merek Eropa yang masuk tiga besar di benua asalnya sendiri. Fakta ini menunjukkan bahwa dominasi merek bukan semata soal kedekatan pasar dengan pabrikan asal.

Jerman Ikut Cetak Rekor, Lebih dari 94.000 Unit

Lonjakan serupa terjadi di Jerman. Otoritas lalu lintas negara itu melaporkan EV murni menguasai 37 persen pasar mobil dengan lebih dari 94.000 unit terjual, naik hampir 80 persen dibanding tahun sebelumnya.

Kenaikan biaya bahan bakar mendorong rekor penjualan EV di seluruh Eropa. Pola ini kontras dengan Amerika Serikat, di mana pertumbuhan EV berjalan lambat meski insentif pajak federal sudah dicabut.

Pasar EV Bekas Ikut Menggeliat

Bukan hanya mobil baru yang bergerak. Data yang dihimpun EV Powered menunjukkan semakin banyak konsumen Inggris yang mencari EV bekas, mengikuti tren serupa di Amerika Serikat.

Pertumbuhan pasar sekunder ini memperluas basis pengguna kendaraan listrik tanpa harus membeli unit baru. Bagi sebagian konsumen, harga EV bekas yang lebih terjangkau menjadi pintu masuk untuk mencoba teknologi ini.

Reporter: Fajar
Sumber: insideevs.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top