Pencarian

Pelindo Rombak Jaringan Logistik Nasional lewat Program PINP, Tarif Angkut Barang Diharapkan Turun

Rabu, 19 Agustus 2026 • 11:07:01 WIB
Pelindo Rombak Jaringan Logistik Nasional lewat Program PINP, Tarif Angkut Barang Diharapkan Turun
Direktur Komersial Pelindo Farid Padang menegaskan kolaborasi dengan pengguna jasa menjadi kunci transformasi jaringan logistik melalui Program PINP di Grha Pelindo Medan, Senin (17/8/2026).

BENGKULU — Medan — Pelindo tidak ingin program PINP ini berjalan sendiri-sendiri. Direktur Komersial Pelindo, Farid Padang, menegaskan bahwa kolaborasi dengan para pengguna jasa adalah kunci utama agar transformasi jaringan pelayaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh industri.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program transformasi yang dijalankan, selaras dengan kebutuhan pengguna jasa. Kolaborasi menjadi kunci untuk menghadirkan jaringan logistik yang lebih andal, meningkatkan kepastian jadwal pelayaran, sekaligus mendukung upaya menekan biaya logistik nasional,” ujar Farid dalam forum diskusi bersama pengguna jasa di Grha Pelindo Medan, Senin (17/8/2026).

Mengatasi Ketimpangan Muatan Kapal

Salah satu masalah kronis logistik Indonesia adalah ketidakseimbangan arus muatan atau imbalance cargo. Kondisi ini membuat banyak kapal pulang dalam keadaan kosong dari wilayah timur ke barat, sehingga biaya operasional jadi boros dan tarif angkut membengkak.

Melalui PINP, Pelindo mencoba mengurai persoalan ini dengan cara konsolidasi muatan, memperketat kepastian jadwal kapal, hingga memberikan insentif khusus bagi perusahaan pelayaran yang berhasil meningkatkan utilisasi muatan kapalnya. “Dengan jaringan yang lebih terintegrasi, diharapkan utilisasi terminal dapat meningkat dan distribusi logistik antarwilayah menjadi semakin efisien,” tambah Farid.

Regional 1 Siap Jadi Mitra Strategis

Kawasan barat Indonesia, khususnya Belawan di Sumatera Utara, memegang peran vital dalam suksesnya program ini. Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyebut pihaknya siap menjadi mitra strategis bagi kapal-kapal yang melintasi rute barat.

“Pelindo Regional 1 siap menjadi mitra strategis bagi Perusahaan Pelayaran dan seluruh pengguna jasa dalam mendukung implementasi transformasi yang sedang berjalan. Kami ingin memastikan setiap transformasi yang dilakukan dapat memberikan kemudahan operasional, meningkatkan efisiensi layanan, serta menciptakan nilai tambah bagi pelanggan,” kata Jonedi.

Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan pelayaran menjadi faktor penting dalam memperkuat sinergi ini. Langkah ini juga sejalan dengan agenda transformasi Danantara Indonesia yang tengah mendorong optimalisasi kinerja BUMN agar memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

Apresiasi Pelaku Usaha Logistik

Forum diskusi yang digagas Pelindo ini mendapat sambutan positif dari kalangan pengusaha. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (DPW ALFI/ILFA), Surianto, menilai komunikasi langsung seperti ini sangat penting untuk menyelaraskan arah kebijakan dengan kondisi di lapangan.

“Forum seperti ini sangat positif karena membuka ruang komunikasi langsung antara pelaku usaha dan Pelindo. Kami dapat memahami arah transformasi yang sedang dilakukan sekaligus menyampaikan masukan dari sisi operasional. Sinergi seperti ini penting untuk bersama-sama meningkatkan efisiensi dan mendukung kelancaran distribusi logistik nasional,” ujar Surianto.

Dengan skema PINP ini, Pelindo optimistis ekosistem logistik nasional akan semakin terhubung dan efisien. Dampak jangka panjangnya bukan hanya dirasakan perusahaan pelayaran, tetapi juga harga barang di masyarakat yang diharapkan bisa lebih kompetitif karena ongkos kirim antarwilayah yang semakin murah.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: figurnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks