Pencarian

Kodim 0714/Salatiga Kerahkan Alat Berat dan 9 Kapal Bersihkan Eceng Gondok di Rawa Pening, Melibatkan TNI-Polri dan Warga

Jumat, 21 Agustus 2026 • 13:45:32 WIB
Kodim 0714/Salatiga Kerahkan Alat Berat dan 9 Kapal Bersihkan Eceng Gondok di Rawa Pening, Melibatkan TNI-Polri dan Warga
Personel TNI, Polri, BPBD, dan warga bergotong royong membersihkan eceng gondok di Rawa Pening, Desa Asinan, Kabupaten Semarang, Jumat (21/8/2026).

Kodim 0714/Salatiga mengerahkan sembilan unit kapal dan dua ekskavator untuk membersihkan eceng gondok di Rawa Pening, Desa Asinan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (21/8/2026). Kegiatan Karya Bhakti ini melibatkan personel TNI, Polri, BPBD, hingga warga sebagai wujud sinergi menjaga kelestarian lingkungan.

SALATIGA — Pembersihan eceng gondok di Rawa Pening tidak hanya mengandalkan tenaga manusia. Kodim 0714/Salatiga mengerahkan empat unit Kapal Berky, lima kapal ponton, satu ekskavator amfibi long arm, satu ekskavator long arm, tiga truk Damkar, serta empat dump truck untuk mengangkat dan memindahkan tanaman air dari kawasan perairan.

Operasi berskala besar ini dipimpin langsung Dandim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho, S.I.P., M.M. Personel yang diterjunkan tidak hanya dari TNI, tetapi juga Kepolisian, Satpol PP, BPBD, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan masyarakat Dusun Sumurup RT 12/RW 04.

Mengapa Eceng Gondok di Rawa Pening Harus Segera Dibersihkan?

Pertumbuhan eceng gondok yang tidak terkendali mengganggu ekosistem perairan dan aktivitas warga di sekitar Rawa Pening. Tanaman air ini dapat mempercepat pendangkalan danau serta menghambat jalur transportasi air warga.

Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho menegaskan bahwa penanganan eceng gondok membutuhkan keterlibatan semua pemangku kepentingan. Menurutnya, persoalan lingkungan tidak bisa diselesaikan satu pihak saja.

"Ini merupakan bentuk sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat. Dengan bergotong royong, persoalan lingkungan seperti ini dapat kita tangani secara lebih optimal," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

HUT ke-81 RI Dimaknai dengan Aksi Nyata untuk Lingkungan

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, HUT TNI, dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro. Alih-alih hanya seremonial, Kodim 0714/Salatiga memilih aksi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, HUT TNI dan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan," kata Dandim.

Proses pembersihan dilakukan secara terpadu. Alat berat dan sarana angkut dikerahkan untuk mengangkat, mengumpulkan, lalu memindahkan eceng gondok dari perairan menuju lokasi pembuangan yang telah ditentukan.

Sinergi Lintas Sektor dan Bantuan Sosial untuk Warga

Karya Bhakti ini menjadi momentum memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan mampu membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga secara langsung.

Selain pembersihan danau, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian TNI bersama unsur lain yang terlibat untuk meringankan beban warga.

Komandan Kodim mengajak seluruh pihak untuk terus meningkatkan sinergitas dan semangat gotong royong. Perawatan Rawa Pening membutuhkan keberlanjutan, bukan hanya aksi sesaat.

Melalui kegiatan ini, Kodim 0714/Salatiga berharap kondisi lingkungan Rawa Pening semakin terjaga, aktivitas warga di sekitar perairan berjalan lebih baik, dan kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalisbengkulu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks