PALEMBANG — Penghargaan diterima Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen didampingi sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Bapperida Dr Mursalin SE MM, Kepala Disnakertrans Herryandi Sinulingga AP, Kepala BPKAD Riki Junaidi AP M.Si, dan Kepala Dispopar Dr M Fariz SSTP MM. Penilaian Jamsostek Award 2025 mencakup komitmen pemerintah kabupaten/kota dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah masing-masing.
Abdur Rohman menyebut penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Muba untuk terus meningkatkan perlindungan sosial bagi seluruh pekerja, baik formal maupun informal.
"Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi kami Pemerintah Kabupaten Muba. Yang terpenting bukan penghargaan semata, tetapi bagaimana perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan benar-benar dirasakan masyarakat pekerja," ujar Abdur Rohman.
Pekerja Informal Jadi Sasaran Perluasan Kepesertaan
Pemkab Muba akan terus bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas cakupan kepesertaan. Langkah tersebut dinilai penting mengingat masih terdapat masyarakat pekerja, khususnya sektor informal, yang membutuhkan perlindungan terhadap risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial lainnya.
Sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dipandang menjadi salah satu kunci dalam memastikan semakin banyak pekerja memperoleh perlindungan.
Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel Kuncoro Budi Winarno menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai memiliki komitmen dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Jaminan sosial ketenagakerjaan ini bukan hanya tentang kepesertaan, tetapi bagaimana negara hadir memberikan perlindungan kepada pekerja dan keluarganya ketika menghadapi risiko dalam bekerja," katanya.
Gubernur Sumsel: Penghargaan Bukan Sekadar Seremoni
Gubernur Sumsel Dr Herman Deru SH MM turut mengapresiasi pemerintah kabupaten/kota yang terus mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap Jamsostek Award dapat menjadi pemacu bagi pemerintah daerah lainnya untuk meningkatkan kepedulian terhadap perlindungan pekerja.
"Penghargaan ini hendaknya tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi motivasi untuk terus memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat," ujar Herman Deru.
Bagi Pemkab Muba, capaian ini menambah deretan apresiasi atas upaya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang selama ini dijalankan. Fokus berikutnya adalah memastikan pekerja informal di pelosok kabupaten terjangkau program perlindungan, bukan hanya pekerja di sektor formal.