Pencarian

Kemenpar Dorong Olahraga Berbasis Budaya Jadi Daya Tarik Sport Tourism

Minggu, 27 September 2026 • 14:07:01 WIB
Kemenpar Dorong Olahraga Berbasis Budaya Jadi Daya Tarik Sport Tourism
Staf Ahli Menteri Pariwisata Fajar Hutama berbicara dalam kegiatan "Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante" di Jakarta, Minggu (27/9/2026).

BENGKULU — Kementerian Pariwisata menilai olahraga yang dikombinasikan dengan kekayaan budaya bisa menjadi atraksi wisata baru di berbagai daerah Indonesia. Dorongan ini disampaikan dalam kegiatan "Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante" di Jakarta, Minggu (27/9/2026). Pengembangan sport tourism dinilai membuka ruang bagi daerah untuk menarik lebih banyak kunjungan.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis, Fajar Hutama, menyebut Indonesia punya modal besar untuk mengembangkan pariwisata berbasis olahraga. Menurutnya, ragam budaya yang tersebar di berbagai daerah bisa dikreasikan dan dipadukan dengan aktivitas olahraga.

Kombinasi itu dinilai mampu menghasilkan atraksi yang menarik sekaligus memperkuat daya tarik sebuah destinasi. Pemerintah sendiri terus mendorong pengembangan sport tourism di seluruh Indonesia.

Olahraga dan Budaya sebagai Atraksi Wisata

Fajar menegaskan, pendekatan sport tourism memberi perspektif baru dalam memandang kegiatan olahraga. Ajang olahraga tidak lagi berhenti sebagai kompetisi, tetapi bisa menjadi alasan wisatawan datang ke suatu daerah.

"Kita memiliki banyak sekali ragam budaya yang bisa dikreasikan sedemikian rupa, dikombinasikan dengan aktivitas olahraga. Sehingga menjadi atraksi dan kegiatan yang sangat menarik juga dan bisa menjadi daya tarik pariwisata," ujar Fajar saat menghadiri kegiatan "Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante" di Kementerian Pariwisata, Jakarta, Minggu, 27 September 2026.

Ia menambahkan, pemerintah sangat mendorong pariwisata olahraga. Kegiatan yang memadukan unsur budaya dinilai punya ruang besar untuk terus dikembangkan di berbagai wilayah.

"Dan pemerintah sendiri juga sangat mendorong pariwisata olahraga ya, jadi sport tourism. Tentu ini juga merupakan satu perspektif yang baik kami memandang dari kegiatan ini untuk terus dikembangkan di seluruh Indonesia," katanya.

Pesan Kemanusiaan untuk Nusa Tenggara Timur

Kegiatan Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante membawa pesan kepedulian bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur yang tengah menghadapi musibah. Fajar berharap NTT segera bangkit dan sektor pariwisatanya kembali berkembang.

Harapan serupa disampaikan Ketua Umum Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI), Sapta Nirwandar. Ia menekankan kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga dan seni budaya.

"Gerak Peduli NTT – Ikan Nae di Pante bukan sekedar kegiatan olahraga dan seni budaya. Tetapi merupakan gerakan solidaritas dan kepedulian dari keluarga besar FOKBI untuk saudara-saudara kita di NTT," kata Sapta.

Menurut Sapta, masyarakat NTT tidak menghadapi situasi sulit itu sendirian. Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan membuat dukungan yang diberikan benar-benar bermanfaat bagi warga terdampak.

Donasi dan Penampilan Budaya NTT

FOKBI mengajak masyarakat ikut memberikan dukungan bagi warga NTT melalui penggalangan donasi. Seluruh hasil donasi akan disalurkan kepada masyarakat terdampak musibah di NTT.

Kegiatan itu turut dimeriahkan penampilan musik Sasando oleh Berto Pah. Pertunjukan tersebut menghadirkan kekayaan budaya NTT sebagai bagian dari pesan solidaritas dan persaudaraan.

Sapta juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan. Dukungan berbagai pihak dinilai memperkuat semangat gotong royong bagi masyarakat NTT.

Bagi daerah yang ingin mengembangkan sport tourism, kombinasi antara event olahraga dan pertunjukan budaya lokal bisa menjadi formula yang layak dicoba. Informasi lebih lanjut soal program sport tourism Kemenpar dapat dikonfirmasi melalui kanal resmi kementerian.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks