BENGKULU — PT Aneka Tambang Tbk melalui Logam Mulia menetapkan harga jual emas batangan Rp2.613.000 per gram. Angka buyback yang berlaku pada periode yang sama Rp2.438.000 per gram. Pembeli yang langsung menjual kembali emasnya di hari yang sama harus menanggung selisih Rp175.000 per gram.
Perbedaan dua harga itu bukan angka kecil. Bagi warga yang membeli satu gram, dana yang keluar Rp2.613.000. Nilai yang diterima saat dijual kembali hanya Rp2.438.000. Selisih 6,7 persen itu mesti ditutup lebih dulu oleh kenaikan harga sebelum investor benar-benar untung.
Harga Jual dan Buyback Punya Fungsi Berbeda
Harga emas adalah patokan saat masyarakat membeli produk emas batangan dari Logam Mulia. Harga buyback adalah patokan yang dipakai Logam Mulia ketika masyarakat menjual kembali emasnya. Dua angka ini bergerak di level berbeda dan tidak pernah disamakan.
Karena itu, perhitungan keuntungan investasi emas tidak cukup hanya melihat tren harga naik. Investor perlu memasukkan spread sebagai komponen biaya. Tanpa itu, potensi hasil investasi bisa terlihat lebih besar dari kenyataan.
Rekam Jejak Pembelian: Ada yang Untung 59,55 Persen, Ada yang Rugi 10,47 Persen
Data pergerakan harga yang dihimpun menunjukkan hasil berbeda tergantung waktu pembelian. Pembelian pada 20 September 2026 seharga Rp2.638.000 per gram masih berpotensi rugi 7,58 persen jika dihitung dengan harga buyback 28 September 2026. Pembelian 27 Agustus 2026 seharga Rp2.723.000 per gram berpotensi rugi 10,47 persen.
Gambaran sebaliknya muncul pada pembelian lebih lama. Pembelian 28 September 2025 seharga Rp2.191.000 per gram mencatat potensi keuntungan 11,27 persen. Pembelian 27 Juni 2025 seharga Rp1.907.000 per gram berpotensi untung 27,84 persen.
Periode yang lebih panjang memperlebar selisih hasil. Pembelian 27 Maret 2025 seharga Rp1.776.000 per gram menghasilkan potensi keuntungan 37,27 persen. Pembelian 27 Desember 2024 seharga Rp1.528.000 per gram mencatat potensi keuntungan 59,55 persen.
Mengapa Spread Jadi Kunci Sebelum Membeli Emas
Selisih Rp175.000 per gram membuat emas batangan kurang cocok untuk transaksi jangka pendek. Kenaikan harga dalam hitungan hari atau pekan biasanya belum cukup menutup spread. Investor yang ingin keluar cepat berisiko menanggung kerugian meski harga emas naik tipis.
Logam Mulia menetapkan harga jual dan buyback sebagai dua instrumen terpisah. Harga jual berlaku di meja pembelian, sedangkan buyback berlaku di meja penjualan kembali. Masyarakat yang memahami perbedaan ini bisa menghitung potensi hasil secara lebih realistis.
Bagi investor di Bengkulu dan daerah lain, keputusan membeli emas sebaiknya mempertimbangkan horizon waktu. Semakin lama emas disimpan, semakin besar peluang kenaikan harga menutup spread dan menghasilkan keuntungan bersih.