BENGKULU — BBC Studios memastikan diri ikut tender produksi Doctor Who setelah kontrak Bad Wolf dan Disney+ berakhir. Bos divisi skrip, Jamie Hall, menyebut satu hingga dua label internal berpeluang masuk bursa proyek bernilai jutaan poundsterling itu. Pemenang tender akan membawa serial sci-fi ikonik ini kembali dikerjakan di rumah sendiri, dengan target tayang perdana 2028-2029.
Jamie Hall, kepala divisi skrip BBC Studios, menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam menyaksikan Doctor Who berpindah tangan. Ia mengaku telah membuka komunikasi dengan sejumlah label internal yang berminat mengikuti tender produksi serial tersebut.
"Saya sangat yakin Doctor Who seharusnya berada di dalam BBC dan seluruh grup seharusnya menuai hasilnya," kata Hall kepada Deadline. Pernyataan itu ia sampaikan setelah CEO BBC Studios Tom Fussell lebih dulu menegaskan pihaknya akan mendaftar "dengan penuh semangat".
Satu hingga Dua Label BBC Studios Siap Bersaing
Hall memperkirakan ada "satu, mungkin dua perusahaan" dari lingkungan BBC Studios yang akan maju dalam tender senilai jutaan poundsterling itu. Ia menolak menyebut nama label yang dimaksud, tetapi mengaku akan "100 persen" senang bila lebih dari satu label ikut bertarung.
BBC Studios memiliki label drama internal yang pernah memproduksi Doctor Who sebelum era Bad Wolf. Grup ini juga menaungi sejumlah rumah produksi skrip seperti Clerkenwell Films (Baby Reindeer), Lookout Point (Happy Valley), dan House Productions (Sherwood).
Meski belum melihat proposal para labelnya, Hall mengaku bersikap terbuka kepada mereka yang ingin ikut tender. Ia menyebut prosesnya "cukup berat dan memakan biaya tidak sedikit".
"Saya harus memastikan itu tidak mengganggu pekerjaan utama," ujarnya.
Bad Wolf dan Disney+ Tinggalkan Doctor Who
Tender ini muncul setelah dua musim Doctor Who digarap Bad Wolf, rumah produksi milik Sony, dengan Ncuti Gatwa sebagai pemeran utama. Kerja sama tersebut berakhir bersamaan dengan terminasi kesepakatan co-production Disney+ yang baru saja selesai.
Bila dua label BBC Studios benar masuk, mereka kemungkinan bersaing dengan World Productions, rumah produksi di bawah ITV Studios yang dikenal lewat Line of Duty. Bos World Productions, Simon Heath, sebelumnya telah memberi sinyal ketertarikan pada proyek ini.
Visi Baru dan Model Penulis Episodik
Tender yang dipublikasikan dua pekan lalu menyerukan visi baru yang "relevan, mengejutkan, berani, dan menginspirasi" untuk Doctor Who. Dokumen itu juga membuka peluang bagi rumah produksi independen untuk mengusung model "penulis episodik" ketimbang "showrunner" yang dipakai beberapa tahun terakhir.
Hall mengaku ingin melihat Doctor Who kembali ke inti tawaran yang pernah ada di era Matt Smith dan David Tennant. Menurutnya, jeda tayang dua hingga tiga tahun justru bisa menjadi kesempatan bagi penonton lama untuk kembali dan penonton baru untuk bergabung.
"Menurut saya ada peluang untuk kembali ke apa yang menjadi tawaran inti pada masa itu," tambahnya.
Tender ini menjadi penanda penting bagi masa depan salah satu waralaba paling lama milik BBC, sekaligus ujian apakah produksi in-house bisa mengembalikan Doctor Who ke posisi yang diharapkan penggemar global.