Pencarian

PB PASI Evaluasi Total Hasil Atletik Indonesia di Asian Games 2026

Rabu, 30 September 2026 • 19:03:31 WIB
PB PASI Evaluasi Total Hasil Atletik Indonesia di Asian Games 2026
Ketum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan memberikan keterangan kepada ANTARA di Jakarta, Rabu, terkait evaluasi hasil atletik Indonesia di Asian Games 2026.

BENGKULU — Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) mengevaluasi total hasil tim atletik Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ketum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan menilai persiapan dua bulan tidak cukup untuk berprestasi, sehingga pembinaan harus berjalan jangka panjang. Evaluasi mencakup kesiapan atlet, pola latihan, hingga pemanfaatan pusat latihan.

Evaluasi itu disampaikan langsung oleh Luhut saat diwawancarai ANTARA di Jakarta, Rabu. Menurutnya, persoalan utama bukan sekadar hasil akhir di Jepang, melainkan fondasi pembinaan yang harus dibenahi sejak awal.

Persiapan Dua Bulan Dinilai Tidak Cukup untuk Berprestasi

Luhut menegaskan bahwa prestasi di level Asia tidak bisa diraih dengan persiapan singkat. Ia menyebut pola pembinaan harus dirancang untuk jangka panjang, bukan sekadar mengejar ajang terdekat.

"Untuk Asian Games 2026, evaluasi kami memang tidak mungkin atlet itu hanya persiapan dua bulan untuk bisa berprestasi, tidak mungkin, jadi mesti long term (jangka panjang)," kata Luhut.

PB PASI tengah menyiapkan program pembinaan berkelanjutan agar prestasi atletik Indonesia bisa konsisten di tingkat Asia. Poin evaluasi mencakup kesiapan atlet, pola latihan, serta pemanfaatan dan pembangunan pusat latihan.

Pusat Latihan di Pangalengan, Danau Toba, dan Timika Jadi Fondasi

Federasi kini memiliki pusat latihan di Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dan kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Kedua lokasi berada di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut, kondisi yang dinilai mendukung program latihan berkelanjutan.

Selain itu, PB PASI memiliki pusat latihan di Timika, Papua, yang diarahkan khusus untuk nomor lempar lembing dan sejenisnya. Luhut menilai wilayah tersebut punya potensi atlet dengan kemampuan yang mendukung pengembangan nomor lempar.

Regenerasi Lari dan Pencarian Penerus Lalu Muhammad Zohri

PB PASI juga tengah meregenerasi sejumlah atlet nomor lari, termasuk mencari penerus Lalu Muhammad Zohri. Program ini diarahkan melahirkan atlet baru yang mampu bersaing di tingkat Asia.

Kondisi fisik Zohri menjadi perhatian tersendiri. Ia baru menjalani operasi sebelum tampil di Asian Games 2026. PB PASI akan memantau perkembangannya dalam delapan bulan hingga satu tahun ke depan, sekaligus menyusun langkah pembinaan yang lebih terukur bagi atlet lainnya.

Pembinaan intensif dua hingga empat tahun ke depan diharapkan memberi fondasi menghadapi Asian Games berikutnya. Target prestasi pun tidak hanya berorientasi pada SEA Games.

Disiplin dan Kesiapan Atlet Masuk Catatan Evaluasi Teknis

Dari sisi teknis, pengurus menemukan persoalan dalam persiapan atlet, termasuk aspek disiplin. Temuan ini menjadi dasar perbaikan program pelatnas dan regenerasi atlet atletik Indonesia ke depan.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks