BENGKULU — Zinwa Technologies menghidupkan kembali BlackBerry Passport lewat Zinwa P26, ponsel keyboard fisik yang menjalankan Android 14 dan dipasarkan dengan harga USD 420 (sekitar Rp 7,2 juta). Perusahaan asal China itu menghabiskan lebih dari satu tahun menyusun ulang kombinasi perangkat keras sebelum merilisnya. Pre-order dibuka sejak 3 Oktober dan pengiriman dijadwalkan mulai akhir Oktober.
Zinwa P26 mengusung chipset MediaTek Helio G99, menggantikan Snapdragon 801 yang dipakai BlackBerry Passport versi asli. Ponsel ini dibekali RAM LPDDR4X 12GB dan memori internal 256GB. Kombinasi itu menempatkannya jauh di atas spesifikasi Passport yang pertama kali diluncurkan pada 2014.
Spesifikasi Zinwa P26
Baterai Zinwa P26 berkapasitas 3.900 mAh, lebih besar dibandingkan baterai 3.450 mAh milik BlackBerry Passport. Kamera utamanya 50 MP dan kamera depan 8 MP. Ponsel ini juga mendukung USB Type-C, 4G LTE, NFC, headphone jack 3,5mm, serta pengisian cepat 33W.
Dari sisi sistem operasi, Zinwa meninggalkan BlackBerry 10 dan memakai Android 14. Keputusan itu membuat perangkat ini kompatibel dengan aplikasi Android modern yang tidak lagi tersedia di platform lama BlackBerry.
Harga dan Paket Pro Kit
Zinwa P26 dipasarkan lewat pre-order dengan harga USD 420 atau sekitar Rp 7,2 jutaan. Perusahaan juga menyediakan P26 Pro Kit seharga USD 350 (Rp 6,2 jutaan) bagi pengguna yang ingin merakit dan memasang mainboard baru di BlackBerry lawasnya secara mandiri.
Pre-order sudah dibuka sejak 3 Oktober, dengan pengiriman perangkat dijadwalkan mulai akhir Oktober. Informasi ini dikutip dari Android Authority, Sabtu (3/10/2026).
Warisan BlackBerry Passport
BlackBerry Passport pertama kali diluncurkan pada tahun 2014 dan langsung populer karena layar LCD 4,5 inch dengan resolusi 1440 x 1440 pixel. Sama seperti ponsel BlackBerry pada zamannya, Passport dilengkapi keyboard QWERTY.
Yang membedakan, keyboard BlackBerry Passport bersifat hybrid, menggabungkan keyboard virtual dengan fisik. Kombinasi layar lebar dan keyboard fisik inilah yang membuat Passport punya posisi tersendiri di kalangan pengguna ponsel.
Siapa yang Dibidik Zinwa
Zinwa menyasar penggemar berat BlackBerry dan pengguna yang merindukan ponsel dengan keyboard fisik. Selama lebih dari satu tahun, perusahaan mencoba berbagai permutasi dan kombinasi perangkat keras yang kompatibel sebelum eksperimennya berhasil menjadi kenyataan.
Bagi pelaku bisnis digital, langkah Zinwa menunjukkan masih ada ceruk pasar untuk perangkat dengan karakter desain khas, meski kategori ponsel keyboard fisik sudah lama ditinggalkan produsen besar.