Pencarian

Marc Marquez Keluhkan Seremoni MotoGP: Kami Ini Atlet, Bukan Bintang Sirkus

Senin, 12 Oktober 2026 • 19:05:01 WIB
Marc Marquez Keluhkan Seremoni MotoGP: Kami Ini Atlet, Bukan Bintang Sirkus
Marc Marquez mengeluhkan padatnya agenda seremoni MotoGP yang dinilai menguras fisik dan mental pebalap.

BENGKULU — Marc Marquez mengeluhkan beban seremoni MotoGP yang dinilai menguras fisik dan mental para pebalap. Juara dunia delapan kali itu meminta MotoGP mencari cara lain mengembangkan olahraga tanpa menambah agenda di luar lintasan.

Keluhan Marquez muncul setelah para pebalap MotoGP menerima email peringatan berisi kewajiban mengikuti berbagai seremoni. Salah satunya adalah Hero Walk, sesi jumpa fans yang digelar di setiap akhir pekan balapan. Rider yang menolak ikut dikenai denda 5.000 Euro atau sekitar Rp 100 juta, dengan angka yang bisa bertambah jika terjadi akumulasi pelanggaran.

Pada MotoGP Jepang 2026, Marquez tercatat tidak mengikuti acara seremoni di kart event dan memilih memakai jasa orang pengganti. Sikap itu ia jelaskan selepas MotoGP Mandalika 2026, ketika ditanya soal absennya dari rangkaian acara tersebut.

Alasan Marquez Absen: Butuh Istirahat demi Performa di Lintasan

Pebalap Ducati itu mengaku sedang membutuhkan waktu istirahat lebih banyak agar bisa tampil prima saat balapan. Baginya, performa di lintasan tetap menjadi prioritas utama seorang pebalap.

"Sebagai pebalap, saya adalah orang pertama yang menginginkan MotoGP tumbuh serta semakin besar," kata Marquez.

"Namun, menurut saya ada cara lain untuk mengembangkan olahraga ini tanpa harus terlalu membebani para pebalap," tegasnya.

Agenda Akhir Pekan Dinilai Terlalu Padat

Marquez merinci sejumlah kegiatan yang harus dijalani pebalap selama satu akhir pekan balapan. Mulai dari agenda sponsor, rapat, sesi pemanasan, hingga parade dan Hero Walk yang menuntut pebalap berganti pakaian dengan cepat.

Menurutnya, rangkaian itu membuat fisik dan mental terkuras. Ia menilai kondisi para pebalap perlu diperhatikan, bukan hanya tuntutan acara di luar balapan.

"Saat ini, banyak sekali hal yang harus kami lakukan, karena kegiatannya bukan hanya seputar balapan MotoGP saja," ujarnya.

"Kami memiliki agenda sponsor selama akhir pekan, rapat-rapat, sesi pemanasan, lalu harus berganti pakaian dengan cepat untuk parade, kemudian Hero Walk yang dihadiri banyak orang," ungkap Marquez.

Jadwal 2027 Lebih Padat, Marquez Minta MotoGP Berbenah

Marquez menyoroti jadwal musim depan yang disebutnya bakal lebih padat dengan intensitas lebih tinggi. Ia berharap MotoGP mempertimbangkan ulang beban kegiatan di luar balapan sebelum menambah agenda baru.

"Tahun depan, jadwalnya bahkan semakin padat dan intensitasnya lebih tinggi. Pada akhirnya, kamilah pihak pertama yang ingin mendukung balapan ini, tetapi ada cara lain untuk mengembangkannya. Pertunjukan kami ada di lintasan balap, karena kami adalah atlet," tutupnya.

Pernyataan Marquez menambah daftar keluhan pebalap soal padatnya kalender MotoGP. Sebelumnya, sejumlah rider juga menyoroti jadwal balapan yang panjang serta minimnya waktu pemulihan antar-seri.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks