BENGKULU — Apple resmi meluncurkan HomeView, perangkat rumah pintar berlayar 7 inci yang berfungsi mengendalikan bel pintu hingga termostat, pada Selasa (13/10). Perangkat ini hadir dalam dua varian, yakni versi tempel dinding dan versi meja, sebagai pusat kendali ekosistem rumah pintar Apple. Langkah ini menandai masuknya Apple lebih dalam ke pasar smart home yang selama ini dikuasai Google dan Amazon.
Apple memperkenalkan HomeView sebagai perangkat yang menyerupai iPad dengan layar 7 inci. Perangkat ini dirancang untuk mengontrol berbagai perangkat pintar di rumah, mulai dari bel pintu hingga pengatur suhu ruangan. HomeView juga dilengkapi kemampuan mengenali jumlah orang di dalam rumah.
Apa yang Bisa Dilakukan HomeView
HomeView berfungsi sebagai pusat kendali perangkat rumah pintar yang terhubung ke ekosistem Apple. Pengguna dapat mengatur suhu ruangan, memantau kamera keamanan, dan membuka kunci pintar langsung dari layar perangkat. Fitur pengenalan jumlah orang di rumah membuka peluang otomatisasi, misalnya menyalakan lampu atau mengatur suhu saat penghuni terdeteksi.
Dua Varian Perangkat
Apple menyediakan HomeView dalam dua versi. Versi pertama dapat dipasang di dinding, cocok untuk ditempatkan di area strategis seperti ruang tamu atau dekat pintu masuk. Versi kedua bisa diletakkan di atas meja atau permukaan datar lainnya, memberi fleksibilitas bagi pengguna yang tidak ingin memasang perangkat secara permanen.
Kemitraan dengan LG dan Schneider Electric
Apple menggandeng LG dan Schneider Electric untuk mengembangkan lini produk rumah pintar bernama Home Collection. Produk yang dikembangkan mencakup kunci pintar, termostat, bel pintu, hingga kamera keamanan. Kemitraan ini menunjukkan upaya Apple membangun ekosistem perangkat yang lebih luas, tidak hanya mengandalkan perangkat buatannya sendiri.
Konteks Persaingan di Pasar Smart Home
Pasar perangkat rumah pintar global selama ini didominasi oleh Google dengan Nest dan Amazon dengan seri Echo. Kehadiran HomeView memberi Apple posisi lebih kuat untuk bersaing di segmen yang tumbuh pesat, terutama di kalangan pengguna yang sudah terikat ekosistem iPhone dan iPad. Strategi ini sejalan dengan pendekatan Apple yang mengutamakan integrasi antarperangkat dalam satu ekosistem tertutup.
Dampak bagi Pengguna di Indonesia
Bagi pengguna Indonesia, ketersediaan HomeView dan Home Collection bergantung pada jadwal rollout resmi Apple di pasar lokal. Perangkat rumah pintar Apple sebelumnya masuk ke Indonesia melalui jalur distribusi resmi maupun pasar abu-abu. Jika HomeView masuk secara resmi, pengguna bisa mengintegrasikannya dengan perangkat Apple lain yang sudah beredar di Tanah Air.