Pencarian

Review EA Sports FC 27: Career Mode Terbaik, The Grounds Menjanjikan

Minggu, 18 Oktober 2026 • 14:04:01 WIB
Review EA Sports FC 27: Career Mode Terbaik, The Grounds Menjanjikan
EA Sports FC 27 resmi dirilis untuk PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC pada 25 September 2026.

BENGKULU — EA Sports FC 27 resmi dirilis untuk PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC dengan perubahan besar pada Career Mode dan mode baru The Grounds. Simulasi sepak bola EA ini menghadirkan negosiasi transfer lebih realistis, sistem set-piece baru, serta Ultimate Team yang lebih ramah pemain. Hasilnya adalah paket yang menyenangkan di banyak bagian, tetapi belum konsisten di semua mode.

Electronic Arts merombak sejumlah mekanisme inti di EA Sports FC 27, bukan sekadar memperbarui daftar pemain dan kostum. Perubahan paling terasa ada pada negosiasi transfer di Career Mode yang kini meniru proses transfer dunia nyata, lengkap dengan penolakan dari klub maupun pemain itu sendiri. Mode baru The Grounds juga hadir sebagai wajah segar franchise, meski eksekusinya belum sepenuhnya matang.

Spesifikasi dan Platform Rilis

EA Sports FC 27 tersedia di PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC. Versi yang diuji untuk review ini adalah versi PS5 menggunakan controller DualSense standar. Akses awal dibuka pada 18 September 2026, sementara rilis penuh berlangsung 25 September 2026.

Game ini mendukung 21 bahasa dan menyediakan enam tingkat kesulitan, mulai dari Beginner, Amateur, Semi-Pro, Professional, World Class, Legendary, hingga Ultimate. Menu aksesibilitas mencakup pengaturan subtitle, remapping tombol, mode buta warna, pembesaran indikator pemain, serta High Contrast Mode untuk pemain dengan gangguan penglihatan rendah.

Career Mode: Negosiasi Transfer Lebih Realistis

Perubahan terbesar di Career Mode ada pada sistem transfer. Jika sebelumnya pemain cukup mengajukan harga dan langsung bernegosiasi soal kontrak, kini ada tahap penyelidikan awal untuk mengetahui apakah klub pemilik bersedia melepas pemainnya. Pemain target pun bisa menolak tawaran meski klubnya sudah setuju.

EA menyebut keputusan pemain dipengaruhi kesesuaian taktik, kondisi keuangan klub, performa tim, rivalitas historis, dan filosofi jangka panjang klub. Dalam pengujian sebagai Everton, sekitar 80 persen target transfer menolak datang ke meja negosiasi. Harvey Barnes sempat menerima tawaran, tetapi memilih bergabung dengan Chelsea pada hari terakhir bursa.

Struktur kesepakatan kini lebih bervariasi lewat opsi pembayaran cicilan, biaya agen, dan bonus berbasis performa. Tingkat kesulitan negosiasi bisa diturunkan dari pengaturan strict bawaan, tetapi tantangan ini justru membuat keberhasilan mendatangkan pemain terasa lebih berharga.

Fitur Dynamic Overall menambah dimensi baru. Rating pemain kini berfluktuasi mengikuti performa, moral, dan kebugaran sepanjang musim, bukan angka statis. Nilai transfer ikut menyesuaikan perubahan rating tersebut. Sisi negatifnya, sistem menit bermain membuat pemain dengan stamina 41 persen ke atas menuntut jatah main lebih besar dan bisa mengajukan transfer jika tidak dipenuhi.

The Grounds: Mode Baru yang Belum Matang

The Grounds hadir sebagai reimajinasi mode Clubs dalam format open-world. Tiga distrik bertema budaya sepak bola dihubungkan satu hub pusat, berisi NPC, target tendangan, dan area tunggu PvP. Mode di dalamnya cukup menghibur, mulai dari laga 11v11, pertandingan kandang bergaya FIFA Street, hingga minigame Bucket Ball yang terinspirasi basket.

Masalahnya, elemen open-world tidak menambah banyak pengalaman selain waktu tunggu lebih lama karena pemain harus berjalan dari satu titik ke titik lain. Kustomisasi pakaian berlisensi tersedia, tetapi berbayar. Setelah beberapa pertandingan dan menyelesaikan misi dari mentor seperti Kylian Mbappé, Paulo Dybala, dan Chloe Kelly, sensasi kebaruannya cepat pudar.

Ultimate Team dan Perubahan Gameplay

Ultimate Team di FC 27 terasa lebih baik dibanding FC 26 berkat fitur Streamlined SBC. Alih-alih memecahkan teka-teki starting XI dengan formasi dan chemistry, pemain cukup mengumpulkan nilai kumulatif dari kartu yang ditukarkan. SBC tradisional tetap ada bagi yang menyukai tantangan Marquee Matchups mingguan.

The Gallery menambah koleksi bergaya buku stiker yang melacak semua pemain yang pernah singgah di klub. Menyusunnya menjadi set bertingkat memberi Gallery Tokens untuk ditukar pemain Hall of FUT seperti Loïc Rémy, Adebayo Akinfenwa, dan Marouane Fellaini. Sayangnya fitur ini belum tersedia di Web App FC 27.

Di sisi gameplay, bantuan AI untuk bertahan dikurangi sehingga pemain komputer tidak lagi melakukan tekel otomatis. Pemain harus lebih cepat menekan L1/LB dan lebih cermat menentukan waktu tekel. Sistem tendangan sudut juga dirombak dengan jeda lebih panjang sebelum bola masuk kotak penalti dan kontrol manual atas posisi pemain di dalam kotak, membuat eksekusi sudut berbasis keterampilan, bukan keberuntungan.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan utama FC 27 ada pada Career Mode yang paling mendalam sejauh ini, negosiasi transfer yang menantang, dan sistem set-piece yang lebih adil. Ultimate Team juga lebih mudah diakses lewat Streamlined SBC. Kekurangannya, The Grounds terasa seperti menu Clubs yang dibungkus berlebihan, sementara sistem pengajuan transfer pemain yang agresif bisa mengacaukan save Career Mode, terutama bagi yang sering menyimulasikan pertandingan.

Harga dan Ketersediaan

EA Sports FC 27 dijual untuk PS5, Xbox Series X|S, Nintendo Switch 2, dan PC. EA belum merinci harga per region dalam materi review ini, tetapi game tersedia dalam edisi standar dan edisi Early Access yang dibuka 18 September 2026. Pembelian edisi Early Access memberi akses lebih awal sepekan sebelum rilis penuh 25 September 2026.

Verdict: Layak untuk Siapa?

FC 27 cocok bagi pemain yang menginginkan Career Mode lebih menantang dan realistis, serta penggemar Ultimate Team yang ingin mengumpulkan kartu spesial tanpa harus menghabiskan waktu lama di menu SBC. Bagi yang mengharapkan pengalaman open-world sepak bola sesungguhnya, The Grounds belum memenuhi ekspektasi tersebut. Pemain yang mencari Career Mode bergaya arcade juga perlu menurunkan tingkat kesulitan agar tetap menikmati permainan.

Follow lintasbengkulu.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks