BENGKULU — Peringatan HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Bengkulu diwarnai ziarah dan tabur bunga di Makam Pahlawan. Edi Suranto Sembiring hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan pesan kepada seluruh kader. Menurutnya, momentum ulang tahun partai harus jadi penguat persatuan, bukan sekadar seremoni.
Perjalanan Panjang Partai Jadi Pengingat Kader
Edi menyebut perjalanan panjang Partai Golkar sebagai pengingat bagi seluruh kader untuk menjaga kebersamaan dan memperkuat solidaritas. Kader juga diminta menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai kekaryaan. Usia partai yang semakin matang, kata dia, harus diiringi peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
Ia mengibaratkan pohon beringin sebagai simbol semangat mengayomi dan menjaga kebersamaan. Nilai itu perlu diwujudkan melalui kerja nyata yang manfaatnya dirasakan warga, baik dalam kehidupan sosial maupun pembangunan daerah.
Regenerasi Kepemimpinan Jadi Perhatian
Selain soliditas internal, Edi menilai regenerasi kepemimpinan perlu mendapat perhatian serius. Regenerasi yang terencana diharapkan melahirkan pemimpin masa depan yang berintegritas dan peduli pada kepentingan masyarakat. Pemimpin baru juga dituntut mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan.
Ia mengajak kader menjadikan peringatan HUT ke-62 sebagai momentum mempererat hubungan dengan masyarakat. Kedekatan dengan warga, menurutnya, tidak cukup dibangun lewat kegiatan seremonial. Kehadiran, komunikasi, dan tindakan nyata dalam menjawab kebutuhan warga menjadi ukuran yang lebih penting.
Pesan "Golkar Bersama Rakyat" Jadi Arah Kerja
Semangat peringatan tahun ini mengusung pesan "Golkar Bersama Rakyat, Karya Nyata, Rakyat Sejahtera". Melalui pesan itu, kader diharapkan terus berperan mendorong kemajuan ekonomi, memperjuangkan keadilan sosial, serta mendukung pembangunan yang manfaatnya luas. Edi menekankan konsistensi pengabdian dalam menjalankan peran politik dan kelembagaan di DPRD Kota Bengkulu.
Aspirasi masyarakat, ujarnya, harus menjadi perhatian dalam setiap upaya memperjuangkan kepentingan publik. Kepercayaan warga disebutnya sebagai hal penting yang harus dijaga melalui tanggung jawab dan komitmen kerja. Seluruh kader diminta menjadikan nilai kekaryaan sebagai landasan berkontribusi sesuai peran masing-masing.
Harapan di Usia ke-62
Edi berharap peringatan HUT ke-62 Partai Golkar tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan sejarah. Momentum ini, katanya, harus menjadi titik penguatan komitmen untuk melanjutkan pengabdian.
"Dirgahayu Partai Golkar. Semoga seluruh kader terus bersatu, menjaga integritas, dan menghadirkan karya nyata demi Indonesia yang semakin maju, berdaulat, dan sejahtera," ujar Edi.