BENGKULU — itel, anak perusahaan Transsion Group yang menaungi juga Infinix dan Tecno, memperkuat posisinya di segmen entry-level Indonesia. Kali ini mereka tidak hanya mengandalkan ponsel murah, tetapi juga lini tablet VistaTab untuk menangkap kebutuhan hiburan dan produktivitas dengan anggaran terbatas.
Strategi utama itel konsisten: memberikan kapasitas memori internal besar di harga yang sulit ditandingi kompetitor. Bagi pengguna aktif media sosial yang sering kehabisan ruang penyimpanan, pendekatan ini jelas relevan.
Untuk lini ponsel, itel menyiapkan beberapa seri dengan rentang harga yang saling berdekatan. Seri A menjadi pintu masuk bagi pengguna dengan anggaran paling ketat, sementara seri S menyasar mereka yang ingin sedikit lebih modern.
Seri Power yang selama ini identik dengan baterai jumbo juga masih menjadi andalan, meski detail lengkapnya perlu dicek langsung ke kanal resmi itel Indonesia.
itel tidak berhenti di smartphone. Lini VistaTab dirancang untuk menunjang aktivitas menonton video dan belajar digital, menjawab kebutuhan pekerja mobilitas tinggi maupun anak sekolah.
Keunggulan utama tablet ini tetap sama: kapasitas penyimpanan besar di rentang harga sejutaan. Ini menjadi nilai jual yang sulit diabaikan untuk pasar kelas menengah ke bawah.
Pengguna ponsel murah di Indonesia biasanya mengandalkan aplikasi perpesanan dan media sosial yang boros ruang penyimpanan. Foto, video, dan cache aplikasi bisa memenuhi memori 32 GB dalam hitungan bulan.
Dengan menawarkan kapasitas lebih besar di harga yang sama, itel menjawab keluhan paling umum pengguna entry-level. Strategi ini juga menjadi pembeda utama dibanding merek lain di grup Transsion, di mana Infinix cenderung fokus pada performa gaming dan Tecno pada kamera.
Jajaran itel paling cocok untuk pengguna pertama kali yang pindah dari feature phone, atau mereka yang butuh perangkat cadangan dengan bujet minim. Pelajar yang membutuhkan tablet untuk sekolah daring juga bisa mempertimbangkan lini VistaTab.
Namun, jika Anda membutuhkan performa gaming berat atau kualitas kamera setara flagship, itel bukan target yang tepat. Fokusnya jelas: memori besar dan harga murah untuk kebutuhan komunikasi dasar.