BENGKULU — Desain modul kamera belakang yang besar dengan lensa menyerupai "boba" dan tersusun zig-zag menjadi ciri khas iPhone 17 Pro dan Pro Max. Gaya yang sempat dianggap nyentrik ini kini banyak diadopsi pabrikan Android, tidak hanya di segmen flagship, tetapi juga kelas menengah dan entry-level. Bagi Anda yang menginginkan tampilan serupa tanpa merogoh kocek puluhan juta, berikut 18 pilihan HP Android dengan desain mirip iPhone 17 Pro Max.
Vivo baru saja merilis duo S60 dan S60 Vitality Edition di China. Kedua ponsel ini hadir dengan modul kamera persegi panjang identik yang meniru gaya iPhone 17 Pro.
Secara spesifikasi utama, keduanya hampir sama, mencakup layar, konfigurasi kamera, dan baterai. Perbedaan mendasar hanya terletak pada chipset dan kamera telefoto yang digunakan. Vivo sengaja menyematkan aspek pembeda ini untuk membedakan posisi kedua perangkat di pasar.
Realme P4 Lite resmi meluncur di Indonesia pada Kamis (2/7/2026) dengan harga Rp 2 jutaan. Ponsel entry-level ini membawa modul kamera belakang persegi panjang dengan sudut membulat yang sekilas mirip iPhone 17 Pro.
Modul tersebut menampung dua sensor, yaitu kamera utama 8 MP dan lensa sekunder untuk Auto Focus. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 5 MP (f/2.2) yang ditempatkan di notch berbentuk huruf "U" di tengah atas layar. Baterai 7.000 mAh menjadi daya tarik utama perangkat ini.
Tecno Spark 40 mengusung modul kamera persegi panjang besar yang nyaris memenuhi sepertiga bodi belakang. Lensa kameranya disusun membentuk pola segitiga, memperkuat kemiripan visual dengan iPhone 17 Pro.
Kesan mirip semakin kental berkat panel belakang polos tanpa ornamen tambahan. Ponsel ini resmi dijual di Indonesia dengan harga mulai Rp 1,8 juta dan tersedia dalam tiga varian warna: Ink Black, Titanium Grey, dan Veil White.
Infinix Note 60 Pro hadir dengan modul kamera persegi panjang besar di bagian atas bodi belakang. Desain menonjol ini mengingatkan pada iPhone, terutama dari ukuran modul dan penempatan kameranya. Perangkat ini dibanderol mulai Rp 5,4 jutaan dengan lima pilihan warna: Mist Titanium, Mocha Brown, Deep Ocean Blue, Solar Orange, dan Torino Black.
Sementara itu, Infinix Note 60 varian standar memiliki desain modul kamera yang serupa, dengan lensa disusun dalam satu bidang yang agak menonjol. Perbedaan utamanya, varian ini tidak dibekali fitur Active Matrix Display. Infinix Note 60 dijual dengan harga mulai Rp 4 jutaan.
Poco F8 Pro dan F8 Ultra tampil dengan modul kamera belakang besar yang mendominasi area punggung. Bentuknya tegas dengan sudut membulat, dan susunan lensanya sekilas mirip iPhone 17 Pro Max.
Yang membedakan, terdapat tulisan "Bose" di sebelah kanan lensa pada seri Poco F8, sebuah detail yang tidak ada di iPhone 17 Pro Max. Poco F8 Pro dijual mulai Rp 8,5 jutaan, sedangkan F8 Ultra dibanderol Rp 11,5 jutaan.
Honor Power 2 memiliki modul kamera dengan tiga lensa, namun salah satunya berukuran lebih besar dari dua lainnya. Ini berbeda dengan iPhone 17 Pro yang ketiga lensanya seragam.
Kemiripan desain terlihat jelas pada varian warna "Rising Sun Orange" yang menyerupai kelir oranye khas iPhone 17 Pro. Honor Power 2 baru diluncurkan di China dengan harga mulai 2.699 yuan atau sekitar Rp 6,4 juta.
Nubia V60 Design menarik perhatian berkat modul kamera persegi panjang dengan tiga lingkaran lensa yang disusun zig-zag di dalamnya, mirip iPhone 17 Pro. Perlu dicatat, tidak semua lingkaran lensa tersebut berfungsi sebagai kamera aktif.
Dari daftar di atas, tren desain ala iPhone 17 Pro Max jelas merambah ke berbagai segmen harga. Pilihan terbaik bergantung pada prioritas Anda: jika menginginkan baterai besar dengan budget terbatas, Realme P4 Lite bisa menjadi opsi. Namun, jika membutuhkan performa lebih tinggi, Poco F8 Series atau Infinix Note 60 Pro layak dipertimbangkan.