BENGKULU — Sebanyak 300 anak beserta orang tua mereka mengikuti lomba mewarnai, sementara 12 grup menampilkan kebolehan di lomba tari kreasi daerah. Ajang ini sekaligus menjadi sarana silaturahmi antar-RA se-Kota Bengkulu dalam menyambut kemerdekaan.
Ketua KPID Provinsi Bengkulu, Tedi Cahyono, S.Pd., menegaskan keterlibatan lembaganya dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Menurutnya, KPID memiliki misi memberikan edukasi agar anak-anak melek teknologi dan digital sejak dini, di samping fungsi utamanya mengawasi penyiaran.
"Kegiatan ini merupakan rangkaian menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-81. Selain lomba tari dan mewarnai, nanti kami juga mengadakan jalan sehat anak RA Merah Putih. KPID tidak hanya menjalankan pengawasan penyiaran, tetapi juga memiliki misi memberikan edukasi kepada anak-anak agar melek teknologi dan melek digital sejak usia dini," ujar Tedi.
Ketua KKGRA Kota Bengkulu sekaligus Ketua Panitia, Lisna, S.Ag., menjelaskan lomba mewarnai sengaja dirancang dengan melibatkan orang tua untuk berkolaborasi bersama anak. Tema yang diangkat dalam perlombaan pun disesuaikan dengan semangat kemerdekaan.
"Kami mengajak orang tua untuk berkolaborasi agar hubungan emosional dengan anak semakin dekat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi RA se-Kota Bengkulu. Tema dan gambar yang diwarnai juga mengangkat semangat Hari Kemerdekaan RI," kata Lisna.
Lisna berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan kolaborasi yang semakin baik. Ia menargetkan sinergi antar-instansi mampu menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan terbaik di Kota Bengkulu.
"Harapan kami kegiatan ini berjalan lancar dan ke depan bisa terus dilaksanakan dengan sinergi yang semakin baik sehingga menjadi kegiatan yang terbaik di Kota Bengkulu," tutupnya.