BENGKULU — Antusiasme penonton terhadap Paket Santet terlihat sejak hari pertama penayangan. Film yang mengangkat tema teror lewat paket kiriman ini berhasil menyentuh rasa penasaran publik dengan premis yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Disutradarai oleh Dinna Jasanti, Paket Santet mengisahkan tujuh mahasiswa yang menjadi target teror misterius. Mereka adalah Deva (Fatih Unru), Bela (Yasamin Jasem), Celia (Gabriella Ekaputri), Ale (Fadly Faisal), Firza (Fiki Naki), Glen (Farandika), dan Kiki (Azela Putri).
Satu per satu dari mereka menerima paket tanpa nama pengirim. Semakin dalam mereka mencari jawaban, semakin jelas bahwa teror ini bukan datang dari kekosongan—ada sosok yang sengaja memilih mereka sebagai sasaran.
Motifnya berakar pada luka lama perundungan yang dianggap sudah selesai oleh para pelakunya. Namun bagi yang merasakan, luka itu tidak pernah benar-benar sembuh.
Bagi Fiki Naki, pencapaian ini terasa istimewa karena menjadi pengalaman pertamanya berakting di film layar lebar. Ia mengaku tidak menyangka sambutan penonton akan sebesar ini.
"Ini debut saya di layar lebar, dan mengetahui bahwa penonton memilih untuk hadir sejak hari pertama membuat saya tidak punya kata-kata selain bersyukur. Ini bukan hanya pencapaian saya, tapi pencapaian seluruh tim yang sudah bekerja keras sejak lama untuk menghadirkan film ini," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).
Keberhasilan Paket Santet menarik 45 ribu penonton di hari perdana menjadi sinyal kuat bagi industri film horor Tanah Air. Pencapaian ini sekaligus menegaskan bahwa cerita yang berangkat dari pengalaman kolektif masyarakat—seperti teror paket misterius—masih punya daya tarik besar.
Dengan jadwal tayang di seluruh bioskop Indonesia, film ini kini bersaing ketat dengan judul-judul lain yang rilis di pekan yang sama. Pertanyaannya, akankah Paket Santet mampu mempertahankan momentum di akhir pekan?