BENGKULU — Kamera HP makin canggih, tapi sensasi klik tombol fisik dan hasil foto berkarakter dari kamera pocket tetap punya penggemar sendiri. Pilihan di pasar Indonesia kini beragam, dari harga sejutaan sampai belasan juta, tergantung kebutuhan.
Pilihan kamera pocket di Indonesia kini makin luas, mulai dari model retro untuk pemula sampai kamera kelas profesional untuk street photography. Berikut rangkuman lima kamera yang beredar resmi di pasar lokal, lengkap dengan spesifikasi dan kisaran harganya.
Buat kamu yang baru ingin mencoba sensasi digicam tanpa menguras tabungan, Yashica DigiMate jadi pilihan paling ramah kantong. Bobotnya cuma 110 gram dengan desain retro ala kamera digital era 2000-an.
Zoomnya digital dan fokusnya fixed, jadi hasil fotonya lebih cocok untuk gaya snapshot kasual ketimbang detail tajam. Spesifikasinya mencakup sensor CMOS hingga 64MP, lensa f=7.36 mm (setara 33mm), aperture F3.2, dan 18x digital zoom. Kamera ini juga bisa merekam video hingga 4K 30FPS, pakai layar 2,7 inci TFT, dan mendukung Micro SD sampai 128GB. Harganya mulai Rp1,1 jutaan hingga Rp1,3 jutaan.
Kalau butuh kamera yang lebih serius dengan zoom optik sungguhan, Kodak Pixpro FZ55 opsi yang masuk akal. Bukan kamera mewah, tapi fiturnya lengkap untuk kebutuhan harian.
Kamera ini dibekali sensor CMOS 16MP ukuran 1/2,3 inci dan lensa wide-angle 28mm f/3.9 dengan 5x optical zoom plus digital zoom 6x. Layarnya LCD 2,7 inci, mampu merekam video Full HD 1080p, dan punya fitur deteksi wajah. Kisaran harganya Rp2,7 juta sampai Rp2,9 juta.
Buat kamu yang sering liburan ke pantai, snorkeling, atau hiking dan khawatir HP kecemplung air, Fujifilm FinePix XP140 wajib masuk daftar. Kamera ini tahan air, tahan banting, tahan debu, sampai tahan dingin.
Spesifikasinya meliputi sensor 16.4 MP 1/2.3-inch BSI-CMOS dan lensa Fujinon 5x optical zoom dengan rentang fokus 5.0–25.0 mm (setara 28–140 mm). Bukaannya f/3.9 hingga f/4.9, dilengkapi stabilisasi CMOS shift dan intelligent digital zoom hingga 2x. Fitur unggulannya waterproof sampai 25 meter, shockproof dari ketinggian 1,8 meter, dan freezeproof hingga -10°C. Harga barunya bergaransi sekitar Rp3.199.000–Rp3.500.000.
Fujifilm X half didesain khusus buat generasi yang hidupnya serba vertikal. Sensor 1 inci 18MP-nya sengaja dipasang vertikal, jadi hasil fotonya langsung pas untuk Story atau Reels tanpa perlu crop.
Ada 13 Film Simulation termasuk REALA ACE, fitur 2-in-1 untuk menggabungkan dua foto atau video vertikal jadi satu frame, dan Film Camera Mode yang membuatmu memotret seperti pakai roll film asli, hasilnya baru bisa dilihat setelah rol 36–72 frame penuh. Bobotnya cuma 240 gram. Spesifikasi lainnya: lensa Fujinon 10.8mm f/2.8 (setara 32mm), aperture f/2.8–f/11, dan ISO 200–12.800. Harga barunya sekitar Rp10.888.000–Rp13.699.000.
Ricoh GR III sudah jadi legenda di kalangan pencinta street photography. Kamera ini bisa masuk saku celana, tapi kualitas fotonya setara mirrorless berkat sensor APS-C 24MP yang jauh lebih besar dari kamera pocket kebanyakan.
Lensanya fixed 28mm setara f/2.8, dilengkapi stabilisasi gambar 3-axis, layar touchscreen 3 inci, dan bodi magnesium alloy yang solid. Sayangnya, baterainya cuma kuat sekitar 200 jepretan per pengisian, jadi kurang ideal untuk sesi motret seharian penuh.
Lima kamera di atas mewakili rentang harga dan kebutuhan yang berbeda, dari pemula yang cari gaya snapshot sampai fotografer jalanan serius. Sesuaikan pilihan dengan budget dan jenis konten yang paling sering kamu buat.