Resident Evil Raih 60 Juta Dolar AS di Box Office Amerika, Rekor Terbaik Zach Cregger

Penulis: Ragil  •  Minggu, 20 September 2026 | 21:47:31 WIB
Film Resident Evil garapan Zach Cregger mencetak pembukaan 60 juta dolar AS di box office Amerika Serikat dan Kanada.

BENGKULU — Film Resident Evil garapan Zach Cregger mencetak pembukaan 60 juta dolar AS di box office Amerika Serikat dan Kanada, menjadikannya rekor tertinggi sepanjang waralaba sekaligus karier sang sutradara. Angka itu melampaui capaian Weapons (43,5 juta dolar AS) dan seluruh pendapatan domestik Welcome to Raccoon City (17 juta dolar AS). Sony dan Constantin juga mencatatkan skor CinemaScore B+, tertinggi dalam sejarah seri adaptasi game Capcom tersebut.

Sony awalnya memperkirakan angka tiga hari di kisaran 53 juta hingga 55 juta dolar AS. Namun estimasi rival industri bergerak naik mendekati 60 juta dolar AS setelah Jumat dan preview menembus 26,3 juta dolar AS.

Rekor Sepanjang Waralaba Resident Evil

Angka 26,3 juta dolar AS dari Jumat dan preview saja sudah melampaui total pendapatan domestik film sebelumnya, Welcome to Raccoon City, yang hanya 17 juta dolar AS. Jumlah itu juga hampir menyamai pendapatan akhir domestik Resident Evil: The Final Chapter (2016) sebesar 26,8 juta dolar AS.

Bila tembus 60 juta dolar AS, Resident Evil akan menempati posisi ketujuh pembukaan terbaik di bulan September. Film ini tayang di 3.684 bioskop.

Skor CinemaScore B+ menjadi yang tertinggi dalam sejarah waralaba. Di Rotten Tomatoes, film ini memegang sertifikasi 96 persen fresh, capaian terbaik Cregger melampaui Weapons, sekaligus rating tertinggi untuk film horor sepanjang 2026.

Respons Penonton dan Profil Demografi

Data PostTrak dari Screen Engine/Rentrak mencatat 71 persen rekomendasi pasti dari penonton umum. Kelompok usia 35-44 tahun paling antusias dengan 76 persen rekomendasi pasti, disusul penonton Latino dan Hispanik (74 persen) serta pria di atas 25 tahun (73 persen).

Sebanyak 54 persen penonton membeli tiket di hari yang sama. Alasan menonton didominasi faktor waralaba yang digemari (46 persen) dan nama Cregger sebagai sutradara (37 persen). Komposisi penonton 66 persen pria dan 34 persen wanita.

Format layar besar menopang 53 persen pendapatan akhir pekan, dengan Imax menyumbang 16 persen dan PLF 37 persen. Pasar terkuat berada di wilayah Timur, South Central, dan Barat. AMC Burbank di Los Angeles menjadi lokasi dengan pendapatan tertinggi, mencapai 117,4 ribu dolar AS hingga Jumat.

Posisi di Pasar Box Office Amerika

Total box office akhir pekan ini diperkirakan 111 juta dolar AS, naik 51 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Saat itu, Demon Slayer: Infinity Castle dari Sony dan Crunchyroll masih memimpin di pekan kedua dengan 17,3 juta dolar AS.

Pembukaan Resident Evil menutup kekhawatiran setelah Practical Magic 2 hanya mencetak 30 juta dolar AS, di batas bawah proyeksinya. Di pekan kedua, Practical Magic 2 turun 64 persen dengan 10,85 juta dolar AS dan total 48,6 juta dolar AS.

Spider-Man: Brand New Day besutan Destin Daniel Cretton masih bertahan di posisi atas dengan total 944,3 juta dolar AS pada pekan kedelapan. Film itu menjadi judul terlaris sepanjang masa di pasar Amerika Serikat dan Kanada.

The Odyssey mencatat 5 juta dolar AS di pekan kesepuluh dengan total 609,8 juta dolar AS. Coyote vs. Acme menambah 4,2 juta dolar AS (total 54,5 juta dolar AS), sementara Runner dari Angel Studios meraih 2,9 juta dolar AS di pekan kedua.

Dua rilisan baru melengkapi daftar sepuluh besar. Transformers 40th Anniversary dari Fathom mencetak 2,9 juta dolar AS dari 1.454 bioskop, sedangkan Daniel and the Fiery Furnace garapan Matthew Kooman meraih angka serupa dengan skor penonton 94 persen di Rotten Tomatoes.

Kombinasi rekor waralaba dan rekor sutradara menegaskan posisi Resident Evil sebagai pendorong utama box office Amerika di awal musim gugur, sekaligus menandai tahun yang solid bagi Sony setelah Spider-Man: Brand New Day.

Reporter: Ragil
Sumber: deadline.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top