Bengkulu — Pemerintah Kota Bengkulu melaporkan sekitar 73 ribu pelajar dari jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP telah menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mengacu pada data Badan Gizi Nasional (BGN), saat ini sebanyak 30 dapur penyedia makanan bergizi telah beroperasi di Kota Bengkulu dan menjangkau puluhan ribu siswa sebagai penerima manfaat program tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bengkulu, Ilham Putra, menyampaikan bahwa pelaksanaan Program MBG berjalan dengan baik dan mendapat sambutan positif dari peserta didik. Proses distribusi makanan juga telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Menurutnya, program tersebut berperan penting dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi siswa di berbagai satuan pendidikan.
Meski demikian, Ilham mengingatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar terus menjaga kualitas dengan menyajikan menu yang bervariasi serta memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan oleh BGN.
Ia juga meminta pihak sekolah untuk segera melakukan koordinasi apabila ditemukan kendala di lapangan, sehingga permasalahan dapat segera ditangani dan pelaksanaan program tetap optimal.
Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Bengkulu mencatat sebanyak 25 SPPG telah mengantongi sertifikat Standar Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebagai jaminan kualitas layanan pemenuhan gizi.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Bengkulu, Halian Sabdani, menjelaskan bahwa dari total 28 dapur SPPG yang ada, tiga di antaranya masih dalam proses pengurusan sertifikat SLHS. Salah satu dapur telah mengajukan permohonan dan akan segera dilakukan penilaian.
Ia mengimbau dua SPPG lainnya agar segera melengkapi proses sertifikasi, sehingga seluruh dapur pemenuhan gizi dapat beroperasi sesuai standar dan mendukung keberlangsungan Program MBG secara maksimal.