Pemprov Bengkulu Pacu Penyelesaian Lahan Ratusan Koperasi Merah Putih, Target Rampung 2026

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 27 Januari 2026 | 09:45:05 WIB
Wakil Gubernur Bengkulu Mian memimpin percepatan penyediaan lahan untuk 428 Koperasi Merah Putih.

BENGKULU – Pemerintah Provinsi Bengkulu mempercepat langkah penyediaan lahan bagi 428 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang hingga kini belum memiliki lokasi pembangunan. Percepatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh program koperasi desa dapat beroperasi penuh dan tuntas pada tahun 2026.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian menyampaikan bahwa persoalan lahan masih menjadi tantangan utama dalam pelaksanaan program tersebut. Selain itu, terdapat pula 118 koperasi yang masih menghadapi kendala administrasi, khususnya terkait dokumen legal dan hibah aset, serta sejumlah catatan pengaduan dari masyarakat yang perlu segera ditindaklanjuti.

Pemerintah provinsi menargetkan seluruh persoalan tersebut dapat diselesaikan secara menyeluruh dalam satu tahun ke depan agar pembangunan koperasi berjalan tanpa hambatan.

Menurut Mian, percepatan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, hingga jajaran TNI yang menjangkau wilayah desa, agar proses penyediaan lahan dan pembangunan fisik dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.

Ia menekankan pentingnya mengedepankan kerja bersama dan menanggalkan kepentingan sektoral, mengingat program koperasi desa dirancang sebagai penggerak ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

Dari sisi capaian, Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat perkembangan yang cukup menggembirakan. Secara nasional, Bengkulu saat ini masuk dalam lima besar provinsi dengan progres terbaik dalam pembangunan Koperasi Desa Merah Putih.

Data pemprov menunjukkan, hingga kini terdapat 1.505 koperasi yang telah berstatus badan hukum. Sementara itu, sebanyak 351 gerai koperasi telah masuk tahap pembangunan dan penganggaran hingga akhir Desember lalu.

Meski capaian tersebut menunjukkan tren positif, pemerintah daerah mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus diselesaikan pada tahun berjalan agar seluruh koperasi dapat berfungsi sesuai target dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa.

Dukungan lintas sektor juga disampaikan Komandan Korem 041/Gamas Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, yang menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat penyelesaian pembangunan koperasi dan memastikan program berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

Reporter: Redaksi
Back to top