Jemput Bola ke RSJKO Soeprapto, Dukcapil Kota Bengkulu Rekam KTP Elektronik untuk ODGJ

Penulis: Yasir  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 22:44:54 WIB
Tim Mobile Dukcapil Kota Bengkulu melakukan perekaman KTP elektronik langsung di RSJKO Soeprapto untuk pasien ODGJ.

BENGKULU — Tim Mobile Dukcapil Kota Bengkulu mendatangi Rumah Sakit Jiwa Khusus Obat (RSJKO) Soeprapto untuk melayani perekaman KTP elektronik bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pelayanan jemput bola ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah agar tak ada warga yang tertinggal dalam kepemilikan dokumen administrasi.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Bengkulu, Widodo, mengatakan bahwa program ini menyasar warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun kondisi tertentu. Selain pasien ODGJ di RSJKO, tim juga rutin mendatangi rumah-rumah warga lanjut usia dan penyandang disabilitas yang tak bisa datang langsung ke kantor.

“Pelayanan jemput bola ini kami lakukan agar seluruh masyarakat, termasuk warga yang sakit, lansia, disabilitas maupun ODGJ tetap mendapatkan hak identitas kependudukan,” ujar Widodo.

Mengapa KTP Elektronik Penting bagi ODGJ?

Kepemilikan KTP elektronik menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai layanan publik. Widodo menjelaskan, dokumen itu diperlukan untuk layanan kesehatan, bantuan sosial, hingga administrasi pemerintahan lainnya. Tanpa KTP, pasien ODGJ berpotensi kesulitan memperoleh hak-hak dasarnya.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga Kota Bengkulu yang terkendala administrasi hanya karena keterbatasan kondisi,” tegasnya.

Peralatan Mobile Dibawa Langsung ke Lokasi

Tim Dukcapil membawa peralatan perekaman portabel ke RSJKO Soeprapto. Proses perekaman data dilakukan langsung di tempat, tanpa perlu membawa pasien ke kantor dinas. Metode serupa juga diterapkan untuk warga yang mengalami sakit menahun atau lumpuh di lingkungan permukiman.

Program jemput bola ini mendapat apresiasi dari keluarga pasien. Mereka menilai pelayanan tersebut sangat membantu, terutama bagi warga kurang mampu yang kesulitan mengurus dokumen kependudukan secara mandiri.

Widodo menambahkan, pihaknya terus berupaya mendekatkan pelayanan ke seluruh pelosok Kota Bengkulu. Tak hanya di fasilitas kesehatan, tim Dukcapil juga kerap turun ke permukiman padat penduduk untuk menjaring warga yang belum memiliki KTP.

Reporter: Yasir
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top