HUT ke-146 Rejang Lebong, Senator Leni John Latief Soroti Capaian IPM dan Penurunan Angka Kemiskinan

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:22:03 WIB
Senator Leni John Latief menyoroti capaian IPM dan penurunan angka kemiskinan dalam peringatan HUT ke-146 Rejang Lebong.

REJANG LEBONG — Peringatan Hari Ulang Tahun ke-146 Kabupaten Rejang Lebong pada Jumat (29/5/2026) dimanfaatkan Senator Leni Haryati John Latief untuk mengingatkan pentingnya kebersamaan antara pemerintah dan warga. Ia menilai momentum ini menjadi penguat sinergi di tengah berbagai capaian dan tantangan yang masih dihadapi daerah tersebut.

“Selamat Hari Ulang Tahun ke-146 Kabupaten Rejang Lebong, 29 Mei 1880–29 Mei 2026. Mari kita perkuat sinergi, kebersamaan, dan integritas demi mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, religius, serta sejahtera,” ujar Leni dalam pernyataannya.

IPM Naik, Kemiskinan Turun Signifikan

Dalam setahun terakhir, Rejang Lebong mencatat kemajuan di sektor sosial. IPM meningkat dari 74,53 menjadi 75,87. Angka kemiskinan berhasil ditekan dari 14,65 persen menjadi 11,71 persen. Capaian ini dibarengi dengan penghargaan nasional Indonesia Golden Awards 2026 untuk kategori pengembangan pariwisata terbaik.

Di bidang kesehatan, cakupan jaminan kesehatan Universal Health Coverage (UHC) mencapai 99,60 persen atau menyentuh 288.914 jiwa. Prestasi itu mengantarkan Rejang Lebong meraih penghargaan UHC kategori Madya 2026. Sementara di sektor pendidikan, daerah ini terpilih sebagai salah satu dari empat wilayah di Indonesia untuk pembangunan SMA Unggul Garuda bertaraf internasional di Desa Mojorejo.

“Capaian ini patut disyukuri. Ini membuktikan Rejang Lebong memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi daerah yang maju dengan kualitas sumber daya manusia yang semakin baik,” kata Leni.

Sejumlah Tantangan Masih Menanti

Meski optimistis, Senator yang juga lulusan Magister Administrasi Publik Universitas Bengkulu ini mengingatkan sejumlah pekerjaan rumah. Mulai dari pemulihan tata kelola pemerintahan dan integritas birokrasi, keterbatasan anggaran infrastruktur, hingga kerentanan bencana alam di wilayah pegunungan.

Stabilitas sektor pertanian dan hortikultura juga perlu dijaga. Leni menilai optimalisasi potensi pariwisata dan perluasan kesempatan kerja bagi generasi muda harus menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi berjalan merata.

“Insya Allah dengan kebersamaan Rejang Lebong dapat bangkit menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tuturnya.

Rangkaian Acara HUT ke-146

Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar serangkaian kegiatan secara khidmat dan efisien. Tradisi adat Kedurei Sudut menjadi pembuka, dilanjutkan tabligh akbar pada 23 Mei, upacara puncak di halaman Kantor Bupati pada 29 Mei, rapat paripurna istimewa DPRD, serta kegiatan sosial dan olahraga.

“Semoga Kabupaten Rejang Lebong yang asri, sejuk, dan kaya budaya ini senantiasa diberkahi kedamaian dan kesejahteraan. Dari perkotaan hingga pelosok desa, mari bersama menjaga kelestarian, keamanan, dan terus mengukir prestasi demi masa depan Bumi Pat Petulai yang lebih cerah,” tutup Leni.

Reporter: Sutomo
Sumber: pedomanbengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top