BENGKULU — PT Hutama Karya (Persero) mencatat sebanyak 1.401 kendaraan melintas di ruas Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) hingga 27 Mei 2026. Angka itu turun 0,21 persen jika dibandingkan dengan volume kendaraan pada hari normal.
Penurunan trafik di Bengkulu ini terjadi di tengah lonjakan mobilitas masyarakat selama libur panjang Iduladha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila. Secara keseluruhan, arus kendaraan di JTTS justru mengalami peningkatan.
Total sebanyak 95.757 kendaraan tercatat melintas di berbagai ruas tol yang dikelola Hutama Karya. Angka itu naik 0,35 persen dibandingkan trafik normal.
Lonjakan tertinggi terjadi di ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi 1–4, tepatnya ruas Kuala Tanjung–Pematang Siantar. Ruas yang dikelola PT Hutama Marga Waskita itu dilintasi 21.621 kendaraan, melonjak hingga 42,41 persen dari kondisi normal.
Kenaikan signifikan juga tercatat di Tol Padang–Sicincin dengan 2.100 kendaraan (naik 15,51 persen), Tol Sigli–Banda Aceh sebanyak 7.246 kendaraan (naik 5,70 persen), dan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar sebanyak 4.667 kendaraan (naik 5,35 persen).
Selain Bengkulu, beberapa ruas tol lain juga mengalami penurunan jumlah kendaraan. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung tercatat dilintasi 11.111 kendaraan, turun 14,22 persen dari trafik normal. Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih juga menurun dengan 12.551 kendaraan, atau turun 8,49 persen.
Penurunan lebih dalam terjadi di Tol Betung–Tempino–Jambi Seksi Bayung Lencir–Tempino yang dilintasi 6.326 kendaraan (turun 14,04 persen) dan Tol Pekanbaru–Dumai dengan 11.633 kendaraan (turun 17,07 persen).
Plt EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero), Hamdani, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap layanan operasional selama periode libur panjang. Monitoring dilakukan untuk menjaga kelancaran arus, kesiapan petugas, dan memastikan fasilitas pendukung berfungsi optimal.
“Penurunan trafik di beberapa ruas tol diperkirakan terjadi karena sebagian masyarakat mulai mengatur ulang jadwal perjalanan menjelang berakhirnya masa libur panjang,” ujar Hamdani.
Hutama Karya mengingatkan pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pastikan kendaraan laik jalan, pengemudi dalam kondisi prima, saldo uang elektronik mencukupi, serta mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan.
“Jika lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area terdekat dan jangan memaksakan perjalanan,” tutup Hamdani.