BENGKULU — Selama ini, truk-truk yang hendak masuk atau baru keluar dari Pelabuhan Teluk Bayur kerap terpaksa parkir di bahu Jalan Bypass. Kondisi itu tidak hanya memicu kemacetan, tapi juga menimbulkan risiko kecelakaan. Menjawab persoalan itu, Pelindo Regional 2 Teluk Bayur mengoptimalkan aset lahan miliknya yang selama ini idle.
Lahan tersebut kini dikelola secara profesional oleh PT GBSI. Area parkir ini diresmikan langsung oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, H. Andre Rosiade, didampingi jajaran Forkopimda, Kepala Dinas Perhubungan Padang Yudi Indra Syani, serta General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Ferrial Dunan Sidabutar.
Dalam sambutannya, Andre Rosiade memberikan apresiasi kepada Pelindo yang merupakan bagian dari Danantara-BUMN. Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa aset negara bisa dioptimalkan untuk kepentingan publik dan pelaku usaha sekaligus.
"Keberadaan area parkir yang representatif ini bermanfaat untuk mengurangi kemacetan akibat parkir kendaraan di pinggir jalan. Ini akan berdampak positif terhadap kelancaran distribusi barang serta dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat," ujar Andre Rosiade.
Kehadiran area parkir ini menjadi solusi atas kebutuhan ruang parkir kendaraan logistik yang beraktivitas di Pelabuhan Teluk Bayur. Para sopir truk kini tak perlu lagi mengantre atau memarkir kendaraan sembarangan, sehingga aktivitas bongkar muat di pelabuhan bisa berjalan lebih efisien.
General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferrial Dunan Sidabutar, menegaskan bahwa pengoperasian ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memberikan layanan profesional. “Dengan diresmikannya area parkir ini, diharapkan tercipta ekosistem transportasi dan logistik yang lebih tertata, efisien, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah Sumatera Barat melalui sinergi dengan berbagai pihak,” ungkapnya.
Fasilitas ini juga dinilai mampu mendukung tertibnya lalu lintas di sekitar Jalan Bypass yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan akibat parkir liar kendaraan berat.
Ke depan, Pelindo Regional 2 Teluk Bayur berencana terus mengembangkan fasilitas pendukung pelabuhan lainnya guna mendorong percepatan arus logistik di kawasan barat Sumatera.